Gresik (beritajatim.com) – Puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1444 H dari Pulau Bawean, Gresik, diprediksi meningkat mulai Kamis (27/4/2023). Berdasarkan data penjualan tiket, ada kurang lebih 1.000 warga asal Pulau Bawean akan balik ke Gresik dengan menggunakan kapal cepat.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Hotman Siagian menuturkan, arus balik diprediksi selama dua hari. “Arus balik penumpang kapal cepat sudah terjadi dua hari lalu. Sebab, ada dua kapal dari Bawean menuju ke Gresik dengan membawa penumpang 249 hingga 400 orang,” tuturnya, Rabu (26/4/2023).
BACA JUGA:
Mudik Bawean, Jadwal Kapal Cepat Ditambah
Ia menambahkan, dengan mengerahkan tiga kapal cepat diharapkan warga asal Pulau Bawean yang hendak balik ke Gresik bisa terangkut semua tanpa berdesak-desakan. “Warga yang hendak balik tak usah khawatir tak kebagian tiket. Pasalnya, khusus arus bali ada dua keberangkatan dengan jam yang berbeda,” imbuhnya.
Sementara itu, Faiz (27) asal Tambak, Pulau Bawean mengatakan, dirinya bersyukur masih kebagian tiket saat hendak balik ke Gresik. Padahal, di sejumlah agen penjualan tiket sebagian besar sudah ludesa. “Pelayanan untuk arus balik cukup baik kendati tiket kapal yang dijual sudah habis. Tapi secara garis besar lebih baik dibanding tahun lalu,” pungkasnya. [dny/suf]






