London (beritajatim.com) – Sejak berkostum Manchester City dua musim lalu, Erling Haaland mengemas 114 gol dan 16 assist dari 130 laga.
Angka yang fenomenal. Tetapi, striker timnas Norwegia itu sedang dalam sorotan musim ini meski mencetak 24 gol dan 2 assist dari 32 pertandingan.
Sebab, keran golnya bagi City tidak stabil. Haaland bahkan sempat hanya mencetak 3 gol dan 1 assist di 13 laga mulai matchweek keenam hingga ke-18 Premier League.
Performanya itu berbanding lurus dengan hasil yang dipetik City dengan hanya membukukan empat kemenangan.
Untungnya, tren tersebut tidak berlanjut di enam matchweek terakhir. Haaland mencetak 5 gol dan 1 assist. City juga nirkalah dengan memenangi 4 matchweek di antaranya. Dia juga baru saja memperpanjang kontrak bersama City hingga 2034 dua pekan lalu.
Hasil positif tersebut perlahan membuat City kembali ke empat besar klasemen dengan 41 poin setelah sempat bertengger di posisi ketujuh. Tantangan konsistensi The Citizens dan Haaland bakal mendapat ujian berat ketika menghadapi Arsenal pada matchweek ke-24 besok malam.
“Pola pikir Haaland istimewa. Dia tetap bisa tenang meski sedang dalam momen buruk kemudian membalikkan keadaan,” ujar tactician City Pep Guardiola dilansir Daily Mail.
Tiga poin bukan sekadar menjaga kans di jalur juara. Apalagi Arsenal saat ini di posisi runner-up dengan 47 poin.
Melainkan juga berpeluang kembali merusak harapan Arsenal. Ya, dalam dua musim terakhir City dan Arsenal memang head to head untuk jadi kampiun Premier League. Tetapi, City selalu sukses menggagalkan ambisi The Gunners meraih titel Premier League pertama sejak The Invincibles musim 2003–2004.
Haaland juga tidak selalu on fire melawan Arsenal. Dari tujuh pertemuan di semua ajang, dia hanya merasakan 3 kemenangan dengan mencetak 3 gol dan 2 assist.
“Aku percaya dengan kekuatan tim ini (bisa menghadapi tim mana pun, Red)” papar tactician Arsenal Mikel Arteta kepada Football London. (dio/ted)
Perkiraan pemain
Arsenal (4-3-3): 1-Raya; Timber, 2-Saliba, 6-Magalhaes, Lewis-Skelly; 8-Odegaard (c), 5-Partey, 4-Rice; Nwaneri, 29-Havertz, 11-Martinelli
Pelatih: Mikel Arteta
Manchester City (4-3-3): 31-Ederson (g); Nunes, Akanji, 5-Stones, 24-Gvardiol; 20-Bernardo, 8-Kovacic, 17-De Bruyne (c); 47-Foden, 9-Haaland, 7-Marmoush
Pelatih: Pep Guardiola






