Surabaya (beritajatim.com) — Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Akuntabilitas Pemerintahan Daerah dalam Milad satu dekade PWMU.com. Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensinya dalam membuka akses informasi kepada publik, baik melalui media arus utama maupun media sosial.
“Setiap gagasan yang diperjuangkan harus diketahui publik, begitu juga dengan kerja yang sudah dilakukan. Dari situ masyarakat bisa menilai dan mengawasi,” ujar Arif Fathoni, Minggu (26/4/2026).
Di tengah tuntutan keterbukaan yang semakin kuat, Arif Fathoni dinilai mampu menjaga konsistensi dalam menyampaikan gagasan dan capaian kerja politiknya. Dia menyebut kemudahan akses informasi saat ini perlu dimanfaatkan secara maksimal.
“Sekarang kanalnya banyak, baik media mainstream maupun media sosial. Tinggal bagaimana kita konsisten menyampaikan, tidak hanya saat hasilnya sudah terlihat, tapi juga dalam prosesnya,” kata politikus Golkar ini.
Menurutnya, keterbukaan menjadi bagian dari tanggung jawab politik kepada masyarakat. Publik memiliki hak untuk mengetahui dan menilai kinerja wakil rakyat.
“Kerja politik dengan memegang amanah rakyat membutuhkan pertanggungjawaban. Masyarakat berhak tahu dan menilai apakah kerja yang dilakukan benar-benar berdampak atau tidak,” ujar Fathoni
Dia juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan PWMU.com. Dia menyebut penilaian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ke depan.
“Saya menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini, setiap penilaian tentu menjadi dorongan untuk melakukan perbaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” kata dia.
Fathoni berharap praktik keterbukaan dalam kerja politik dapat terus diperkuat. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
“Keterbukaan dalam kerja politik harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya. [asg/suf]






