Malang(beritajatim.com) – Arema FC semakin terbenam di dasar klasemen setelah gagal meraih kemenangan hingga pekan ke 8 Liga 1. Peluang keluar dari zona degradasi semakin sulit.
Kekalahan ke 6 Arema FC musim ini datang dari Rans Nusantara. Arema FC kalah dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada, Senin, (15/8/2023) kemarin.
Pelatih Caretaker Arema FC, Kuncoro tidak bisa menutupi rasa kekecewaanya. Bahkan Kuncoro mengaku sampai tidak bisa berkomentar banyak atas kekalahan ini.
“Kita udah delapan kali ini gak bisa bangkit (menang) ini. Jadi saya tidak bisa komentar lagi,” kata Kuncoro.
Baca Juga: RANS Nusantara Mewaspadai Striker Arema Gustavo Almeida
Kuncoro mengatakan, dari segi permainan sebenarnya Arema FC mulai mengalami peningkatan. Transisi dari belakang, tengah dan depan sudah mulai tampak berjalan lancar. Hasilnya sejumlah peluang diciptakan namun tidak bisa mencetak gol.
“Ini tadi kita sudah atur taktik, hasilnya beberapa peluang sudah kita ciptakan,” ujar Kuncoro.
Kuncoro menyebut, ada beberapa pemain yang memang memiliki kualitas di bawah pemain lain. Hal ini menjadi salah satu faktor kekalahan. Sebab, saat performa pemain andalan mulai meningkat tidak diikuti oleh pemain Arema FC lainya.
“Cuma individu pemain ini ada yang jauh dari standart, satu dua orang lah. Saya gak ngomong siapa. Begitu tim mulai naik, satu dua orang ini kurang menanjak, akhirnya turun lagi,” ujar Kuncoro. (luc/ted)






