Malang (beritajatim.com) – Arema FC musim ini gagal meraih juara Liga 1 2022. Singo Edan finish di posisi 4 klasemen sementara Liga 1 dengan 65 poin. Di bawah Arema FC ada Persebaya Surabaya dengan selisih dua poin yakni 63.
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana memberikan apresiasi kepada tim Arema FC yang sudah menutup kompetisi Liga 1 2021 dengan kemenangan atas PSM Makassar dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang diadakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada (30/3/2022) lalu.
Kerja keras pemain di lapangan hingga akhirnya harus berhenti di posisi ke-4 menurut Gilang adalah posisi yang terbaik di musim ini. Apalagi targetnya adalah jika gagal juara Arema harus menjadi yang terbaik di Jatim. Di papan klasemen Arema lebih baik ketimbang, Persebaya, Persik Kediri dan Persela Lamongan.
“Terimakasih untuk kemenangan di pertandingan terakhir. Terimakasih juga kita sudah mengakhiri kompetisi ini dengan posisi yang terbaik,” kata Gilang dalam keterangan resmi klub.
Menurut Gilang perjalanan Arema FC di Liga 1 2021 merupakan perjalanan yang luar biasa. Banyak kehilangan poin di empat pertandingan awal Liga 1 membuat tim Singo Edan diremehkan. Namun hal itu justru memunculkan motivasi tersendiri hingga akhirnya bangkit menjadi tim yang bisa merangsek ke papan atas klasemen Liga 1.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
“Harus kita akui musim ini adalah musim yang luar biasa, terutama bagi Arema FC. Kita banyak kehilangan poin di pertandingan-pertandingan awal, setidaknya di empat pekan pertama menjadi fase tersulit bagi kita karena begitu mudahnya tim lawan mengambil poin dari Arema FC. Hingga akhirnya mental berbicara, tim menunjukkan kerja kerasnya di lapangan dengan tetap menjaga harga diri Arema untuk mengakhiri kompetisi di papan atas. Ini harus kita apresiasi,” papar Gilang.
Selain memberikan apresiasi terhadap perjuangan tim Arema FC, Gilang menilai bahwa rasa kekeluargaan yang tinggi juga memberikan dampak luar biasa terhdap kekuatan tim. “Salah satu hal terbesar yang harus dijaga di tim ini kekeluargaan dan kekompakan. Terimakasih sudah membuat Malang, Aremania dan Aremanita bangga,” tandas Gilang. [luc/but]






