Surbaya (beritajatim.com) – Memiliki double chin pada leher serta gigi yang tidak rata mungkin bukanlah masalah, namun jelas akan mengurangi kepercayaan diri seseorang. Nah, belakangan ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial mengenai teknik mewing. Yang mana teknik ini diklaim bisa membantu menghilangkan double chin atau bahkan meratakan gigi. Sebenarnya apasih teknik mewing?
Mewing dalam Bahasa Indonesia berarti mengeong, dikenal juga sebagai orthotropics. Benar, teknik yang ditemukan oleh John Mew pada tahun 70-an ini dilakukan untuk membentu wajah dan memperbaiki masalah ortodonti. Fokusnya adalah dengan memposisikan lidah beristirahat di langit-langit mulut.
Teknik mewing dapat dilakukan sendiri dengan mudah dimana pun dan kapan pun. Menurut University of Pennsylvania School of Dental Medicine, sebagian besar orang meletakkan lidah mereka di bawah mulut. Sementara mewing membuat seseorang mengistirahatkan lidah mereka di langit-langit mulut dengan bibir dan gigi tetap tertutup rapat.
Apabila dilakukan secara terus-menerut, ada banyak efek yang bisa didapatkan. Utamanya adalah posisi gigi yang lebih tertata dan rahang yang membaik. Selain itu, teknik mewing juga bisa membantu masalah pernafasan dan tenggorokan, sleep apnea, rahang bermasalah hingga sinusitis.
Namun perlu diingat bahwa teknik tidak mudah untuk dilakukan, mengingat lidah sudah terbiasa berada dalam kondisi rileks di bawah mulut. Ketika pertama kali melakukannya kalian mungkin juga akan merasa pegal di bagian rahang dan mulut, tetapi lambat laun lidah akan terbiasa dan bisa menyesuaikan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”skincare”]
Perlu jangka waktu yang lama pula untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, tidak bisa terlihat hanya dalam waktu satu atau dua bulan. Kalian harus konsisten melakukannya hingga menjadi kebiasaan dan membawa dampak yang baik.
Di sisi lain, nyatanya ada banyak ahli yang meragukan efektivitas mewing ini, karena belum dibuktikan secara ortodontis bisa mengubah bentuk mulut. Ada juga teori yang menyebutkan bahwa mewing akan memberi manfaat bila dilakukan oleh anak-anak, itu pun dalam jangka panjang. Sementara bagi orang dewasa tidak akan berdampak apapun.
Meski begitu, tidak ada salahnya melakukan teknik ini selagi tak menimbulkan masalah. Namun jika fokus kalian untuk meratakan susunan gigi, maka sebaiknya kalian berkonsultasi dengan dokter gigi agar mendapat solusi yang lebih pasti. (mnd/ian)






