Surabaya (beritajatim.com) – Kehidupan yang padat dengan berbagai aktivitas membuat manusia cenderung mencari hal lebih praktis atau cepat. Perkembangan teknologi bahkan penyebaran informasi sudah semakin lebih mudah dan selalu ada yang baru setiap detiknya. Cepat sudah menjadi salah satu hal diinginkan untuk sebagian. Tanpa disadari. hal ini membuat kebiasaan pada pola makan.
Ketika seseorang membutuhkan makan yang cepat, maka junk food menjadi alternatif atau solusi yang dipilih. Secara umum, sebenarnya junk food memang kurang baik untuk kesehatan karena mengandung lemak, gula, garam, dan kalori yang tinggi. Walaupun begitu, banyak orang yang menyukai makan jenis ini.
Setiap tanggal 22 Juli diperingati sebagai Hari Junk food. Khusus pada hari ini, kita bisa makan junk food apapun yang diinginkan. Tapi, ingat perlu diperhatikan dengan baik dan berhati-hati jangan sampai terlalu berlebihan.
Sebenarnya memang belum ada alasan yang jelas munculnya Hari Junk Food. Namun, ini kemungkinan besar diciptakan oleh individu atau kelompok yang sadar diet, tapi ingin makan junk food dengan senang, selama setidaknya satu hari dalam setahun. Biasanya orang ada yang menyebutnya cheating day.
Fenomena ini muncul ketika hadirnya makanan kemasan sepanjang akhir 1900-an. Hal ini membuat selama beberapa dekade, makanan rumahan masih terkesan biasa. Sejak saat itu, penduduk menjadi lebih banyak bepergian dan makan junk food. Itulah puncak rantai makanan cepat saji dan lorong makanan beku mulai melejit.
[berita-terkait number=”3″ tag=”makanan”]
Perkembangan junk food hadir dengan berbagai jenis makanan sehingga menjadi pilihan. Tapi, pada 1970-an junk food mulai ada desah desuh kabar buruk. Ahli mikrobiologi bernama Michael Jacobson menemukan sebuah fakta baru tentang bahaya junk food. Hal ini bertujuan untuk mencoba dan mengekang nafsu makan untuk makanan pengawet tinggi, garam tinggi, dan gula tinggi karena buruk pada kesehatan.
Semenjak saat itu, ada lebih banyak pengetahuan dan informasi mengenai junk food. Kemudian banyak produsen makanan mencoba membuat versi sehat dari junk food. Jika sudah sedang membangun kebiasaan baik untuk kesehatan, Hari Junk Food bisa menjadi momen untuk kamu menikmati sehari makan yang diinginkan. (PRD/ian)






