Mojokerto (beritajatim.com) – Seluruh pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menjalani pemeriksaan tes urine. Tes urine tersebut digelar untuk memastikan semua pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto benar-benar bebas narkoba.
Langkah ini dilakukan Kepala Kejari (Kajari) Kabupaten Mojokerto, Sulvia Triana Hapsari yang baru menjabat satu pekan. Tes urine yang digelar Kejari Kabupaten Mojokerto tersebut menggandeng Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Mojokerto.
Seluruh pegawai, security, tenaga pramubhakti, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPN) Kejari Kabupaten Mojokerto dilakukan tes urine di Ruang Klinik Kejari Kabupaten Mojokerto. Hasil tes urine tersebut semua pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto dinyatakan negatif.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kabupaten-mojokerto”]
Kajari Kabupaten Mojokerto, Sulvia Triana Hapsari mengatakan, tes urine dilakukan untuk memastikan semua pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto bebas narkoba. “Disamping itu kegiatan tersebut merupakan langkah awal saya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.
Mantan Kajari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten tersebut berharap agar pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat benar-benar bersih dari sesuatu apapun yang dapat mencoreng nama besar Institusi khususnya penggunaan narkoba.
“Kegiatan serupa mungkin dapat dijadikan agenda rutin setiap triwulan atau tahunan untuk mencegah secara dini anggota yang coba-coba bermain-main narkoba di lingkup Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto,” tegasnya. [tin/kun]
![Antisipasi Narkoba, Pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto Dites Urine Pegawai Labkesda Kabupaten Mojokerto memeriksa hasil tes urine pegawai Kejari Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG_20230214_143818.jpg)





