Pasuruan (beritajatim.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan, melakukan penyesuaian jadwal pelayanan obat kronis bagi pasien BPJS Kesehatan, sebagai langkah antisipasi cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2025. Perubahan jadwal ini bertujuan untuk memastikan pasien tidak kehabisan obat selama masa libur panjang.
Menurut data dari RSUD Bangil, jadwal pelayanan pengambilan obat kronis yang semula di ambil pada tanggal 27 Maret menjadi tanggal 21. Kemudian tanggal 28 Maret dimajukan menjadi 22 Maret.
Sementara pengambilan obat yang semula 29-30 Maret dimajukan menjadi 24 Maret. Jadwal semula 31 Maret dimajukan menjadi 25 Maret. Kemudian jadwal semula 1 April dimajukan menjadi 26 Maret. Dan jadwal semula 2-3 April dimajukan menjadi 27 Maret.
“Kami juga menyampaikan informasi perubahan jadwal ini langsung kepada pasien yang rutin kontrol obat, seperti pasien diabetes, hipertensi, jantung, dan lainnya, agar tidak ada pasien yang kehabisan obat selama libur,” ujar Direktur RSUD Bangil, dr. Arma Roosalina.
Meskipun jadwal pelayanan obat kronis diubah, dr. Arma menegaskan RSUD Bangil tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap 24 jam selama cuti Nyepi dan Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan bagi kasus-kasus gawat darurat tetap terpenuhi.
“Yang terpenting, IGD dan rawat inap tetap buka 24 jam untuk pasien yang membutuhkan penanganan emergency. Kami akan menyiagakan dokter, perawat, dan petugas lainnya,” kata Arma.
Sementara itu, klinik umum akan tetap beroperasi pada tanggal 28, 29, dan 30 Maret, serta 2, 3, dan 4 April, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Pada tanggal 31 Maret dan 1 April, layanan rawat jalan ditiadakan, namun IGD dan rawat inap tetap buka 24 jam. Klinik spesialis akan diliburkan dan kembali beroperasi pada tanggal 5 April, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. [ada/beq]






