Gresik (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur menyiapkan 50 relawan di setiap daerah mengantisipasi bencana alam. Relawan yang dibekali sertifikasi itu nantinya siap ditugaskan membantu pemerintah daerah bila ada bencana.
Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo menuturkan, saat ini sudah memasuki musim penghujan. Tentunya banyak bencana alam yang ditimbulkan, relawan PMI sebagai garda terdepan siap diterjunkan.
“Sumbangsih keberadaan relawan PMI sangat tinggi tidak diragukan, dan kiprahnya di PMI sudah nyata. Ini sebagai modal dalam menolong masyarakat saat terjadi bencana alam,” tuturnya di Pusdiklat PMI Gresik, Senin (11/12/2023).
BACA JUGA:
PMI Pamekasan Distribusikan 830 Ribu Liter Air Bersih Pada Musim Kemarau 2023
Ia menambahkan, 50 relawan yang sudah bersertifikat juga memiliki spesialisasi sebagai juru masak, bantu pertolongan, dan evakuasi.
“Para relawan itu, sudah teruji dan pernah melakukan saat terjadi bencana tsunami di Banda Aceh pada tahun 2004,” imbuhnya.
BACA JUGA:
KSR PMI Pamekasan Sosialisasikan Pentingnya Penanganan dan Pencegahan HIV AIDS
Mantan Gubernur Jawa Timur itu menyatakan di musim hujan saat ini relawan sudah siap di masing-masing titik. Sebagai bentuk apresiasinya terhadap relawan. PMI juga penghargaan kepada M. Putra Setya Pamungkas dari PMI kota Surabaya, Fina Khoirunisa PMI Kota Surabaya, Santoso PMI kabupaten Malang. Holik Ariasandi Kabupaten Probolinggo, Tri Putra Dana Rahayanto PMI dari Kabupaten Banyuwangi.
“Kami mengapresiasi atas dedikasi para relawan tersebut yang bertugas tanpa pamrih,” pungkasnya. [dny/beq]






