Mojokerto (beritajatim.com) – Kapolresta Mojokerto bersama Badan Penyelenggaraan Bencana Daerah (BPBD) Mojokerto Raya menggelar rapat koordinasi kesiapan menghadapi bencana alam di wilayah hukum Polresta Mojokerto Kota. Rapat digelar di Aula Prabu Hayam Wuruk Polresta Mojokerto.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan, jika rapat koordinasi tersebut digelar dengan tujuan untuk mengantisipasi jika terjadi bencana di wilayah hukum Polresta Mojokerto. “Tentunya kita tidak menginginkan bencana di wilayah kita, tapi seandainya itu terjadi kita sudah mempunyai persiapan,” ungkapnya, Senin (11/10/2021).
Kapolresta berharap, dengan rapat koordinasi tersebut semua mampu melakukan mitigasi awal bencana di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Rapat Koordinasi tersebut merupakan upaya Polresta Mojokerto bersama Pemerintah Mojokerto Raya dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.
“Dengan tujuan untuk menjamin terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh dalam memberi perlindungan kepada masyarakat dari ancaman, resiko dan dampak bencana untuk terciptanya lingkungan kehidupan masyarakat yang lebih aman dan tanggap bencana,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mojokerto”]
Sementara itu, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kota Mojokerto, Zainul Mas’ud mengatakan, rapat koordinasi adalah bentuk kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana, baik pada musim kemarau ataupun musim hujan. “Kami juga melakukan perapian pohon di sekitar daerah bantaran sungai untuk menghindari adanya pohon tumbang,” tambahnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut turut diikuti Waka Polresta Mojokerto, Dandim 0815, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota dan Kabupaten Mojokerto, Dinkes Kota dan Kabupaten Mojokerto, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota dan Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota dan Kabupaten Mojokerto serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto. [tin/ted]







