Malang (beritajatim.com) – Di era sekarang, pelbagai profesi dalam ranah digital semakin berkembang pesat. Tren ini tak luput dari perhatian generasi muda yang ingin tetap up-to-date dengan perkembangan zaman.
Salah satu profesi yang tengah naik daun adalah spesialis media sosial. Bukanlah rahasia lagi bahwa posisi ini menarik banyak perhatian, mengingat para profesional muda diharuskan untuk aktif menciptakan konten menarik di berbagai platform media sosial.
Sheila Khansa Anjani, seorang pemuda asal Surabaya, saat ini tengah sukses menjalani peran sebagai seorang spesialis media sosial. Perjalanan karirnya dimulai sejak dulu karena ketertarikannya yang tak pernah pudar dan kepiawaiannya dalam mengoperasikan media sosial, sejak zaman sekolah.
“Dulu saat SMP, Twitter sedang naik daun. Saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi admin dari fanbase Taylor Swift yang besar di Indonesia dan juga salah satu girlband Indonesia, Bessara. Kebetulan, saya merupakan penggemar keduanya dan aktif di Twitter,” cerita perempuan berusia 23 tahun ini.
Namun, perjalanan Sheila tak berhenti di situ. Ia mulai mengembangkan bakatnya lebih jauh lagi. Ia bahkan mencoba mengelola toko online melalui Twitter dan berhasil dengan sangat baik.
“Tanpa mengandalkan iklan atau endorsement, hanya dengan memanfaatkan hashtag cerdik dan komposisi tweet yang baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Konsisten Bangun Kampus Digital, UB Ajak Pustakawan Kompeten Mengelola E-Library
Hingga akhirnya, dari masa SMA hingga kuliah, ia pun merintis bisnis fashion yang diberi nama @ourstyle. Pada saat itu, ia tidak hanya mengurus aspek penjualan tetapi juga menjadi administrator media sosial.
“Dengan tanpa disadari, pekerjaan dan pendapatan saya kini berasal dari dunia media sosial. Jika ditanya apakah saya berminat untuk mengembangkan akun pribadi, jawabannya pasti. Saya sangat berminat,” tambahnya.

Sheila mengakui bahwa ia pernah mencoba membuat konten untuk ulasan buku di TikTok. Dari situ, ia semakin rajin dalam menciptakan konten. Dalam waktu sebulan, jumlah pengikutnya bertambah sekitar 900 orang.
“Dari awal saya sudah terlibat dalam pembuatan konten. Hanya saja, mungkin saat ini saya belum terlalu konsisten dalam membuat konten di akun pribadi karena fokus pada pekerjaan saat ini. Mungkin di waktu mendatang, jika ada kesempatan yang tepat, saya juga ingin mengembangkannya,” ujar Sheila sambil tersenyum.
Walaupun begitu, Sheila selalu merasa dihadapkan pada tantangan baru dalam menjalani profesi sebagai spesialis media sosial. Pasalnya, semakin banyak individu yang memiliki keahlian dalam bidang tersebut.
“Kuncinya adalah menonjolkan keunikan dan gaya pribadi yang dimiliki. Setiap orang pasti memiliki ciri khas dan gaya masing-masing. Terus belajar juga merupakan faktor penting, karena dalam dunia media sosial, hal-hal berhubungan erat dengan ‘tren’. Kita harus cepat beradaptasi dengan tren-tren baru dan selalu mengikuti informasi terbaru,” ungkap lulusan Universitas Ciputra Surabaya ini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”showup”]
Selama menjalani profesi ini, Sheila tidak pernah merasakan kesulitan yang besar. Ia merasa senang dengan pekerjaannya.
“Mungkin tantangannya hanya sebatas yang kecil. Karena dalam pekerjaan kreatif, terutama di dunia media sosial, segalanya berjalan dengan cepat. Kita harus bisa beradaptasi dengan baik dan berkolaborasi dengan tim yang komunikatif. Tim yang baik sangatlah penting,” kata Sheila.
Untuk masa depan, perempuan yang tertarik dengan dunia media sosial, bisnis, dan fashion ini berencana mengembangkan ketiga minatnya tersebut.
“Saat ini, saya sangat menikmati hidup dan pekerjaan saya. Karena saya merasa bahwa apa yang saya lakukan membawa saya lebih dekat dengan tujuan-tujuan saya di masa depan. Jadi, fokus pada apa yang saya kerjakan sekarang dan memberikan yang terbaik adalah prioritas saya,” lanjut perempuan yang lahir di bawah tanda zodiak Leo ini.
Sheila berharap di masa depan, ia dapat lebih konsisten dan fokus dalam menjalani pekerjaannya. Baginya, tekun dalam satu bidang akan menghasilkan karya yang lebih baik dan optimal dibandingkan dengan usaha yang setengah-setengah.
“Walaupun orang memiliki pendekatan yang berbeda-beda, saya memilih untuk fokus pada satu bidang agar hasil yang dihasilkan dapat lebih baik,” tegasnya. (ted)
===============
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






