Surabaya (beritajatim.com) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Surabaya menggelar pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk membahas sejumlah hal.
Dalam pertemuan itu, hadir Ketua PC GP Ansor Surabaya Rizam Syafiq beserta jajarannya, termasuk Kasatkorcab Banser Surabaya dan Ketua LBH Ansor Surabaya. Sementara Eri Cahyadi didampingi oleh Sekda Surabaya Ikhsan dan Kepala Bakesbangpol Maria Theresia Ekawati Rahayu.
Dalam pertemuan tersebut, Rizam Syafiq mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap kinerja Walikota Eri Cahyadi, khususnya dalam mengatasi berbagai tantangan selama pandemi Covid-19.
“Mas Eri Cahyadi dilantik sebagai Walikota Surabaya sejak Februari 2021, dan selama dua tahun pertama, kami menghadapi pandemi yang sangat berat,” ujar Rizam, Selasa (10/9/2024).
Rizam menyoroti keberhasilan Eri Cahyadi dalam menangani dampak pandemi dan tetap melanjutkan program-program pembangunan.
Ia memberikan contoh konkret terkait pencegahan banjir di kota ini, menyatakan bahwa infrastruktur drainase Surabaya saat ini lebih baik daripada di Dubai.
“Surabaya berhasil membangun banyak gorong-gorong hingga ke pelosok-pelosok gang, serta sistem saluran air yang efisien. Ini sangat kontras dengan Dubai yang mengalami banjir parah meski hanya setelah hujan deras,” jelasnya.
Rizam juga mengakui bahwa meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi, upaya Eri Cahyadi dan timnya dalam pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur terus menunjukkan hasil positif.
“Usaha-usaha Mas Eri dalam mengatasi berbagai masalah kota ini telah mengarah pada kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.
Ketika ditanya mengenai dukungan GP Ansor untuk periode kedua Eri Cahyadi, Rizam menjelaskan pihaknya bukan partai politik. Sehingga, GP Ansor tidak terlibat langsung dalam proses pemilihan.
“Namun, karena Mas Eri selalu mendukung kegiatan kami, kami berharap beliau terus memberikan yang terbaik untuk Surabaya,” ujar Rizam.
Dia juga menegaskan bahwa kepemimpinan Eri Cahyadi sesuai dengan prinsip fiqih yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat sebagai dasar kebijakan.
“Kebijakan Mas Eri selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat, sesuai dengan prinsip tasharruful imam ‘ala rai’iyyah manuthun bil maslahah,” tutup Rizam. [asg/beq]






