Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Pasuruan berencana melakukan operasi gabungan untuk menertibkan anak jalanan (anjal) dan pengemis di jalanan tengah kota. Walikota Pasuruan, Syaifullah Yusuf menyatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak Polres Kota Pasuruan, Satpol PP, dan Dinas Sosial untuk mengamankan anjal dan pengemis yang kerap membuat resah pengguna jalan.
“Operasi gabungan bakal digelar bersama-sama oleh Kepolisian, Satpol PP, beserta Dinsos agar para anjal dn pengemis segera ditertibkan, ” ujar Gus Ipul.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkot-pasuruan”]
Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menyangkan aksi para anjal dan pengemis yang mengganggu pengguna jalan dan rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Gus Ipul juga tidak pandang bulu menertibkan sekelompok orang yang kerap meminta-minta di sekitar Tempat Pemakaman Umum atau TPU Kota Pasuruan.
“Keberadaan para anjal dan pengemis itu sudah melanggar perda, tidak boleh mereka minta uang di jalanan, itu mengganggu pengendara. Kalau pengemis yang kerap meresahkan peziarah TPU, nanti bakal kami koordinasikan dengan takmir di wilayah setempat, ” ungkapnya.
Operasi gabungan anjal dan pengemis di jalanan dan pemakaman umum Kota Pasuruan renvananya bakal segera digelar pada bulan ini.
“Operasi dimulai pertengahan November, kalau untuk saat ini masih dilakukan sosialisasi pada masyarakat, ” pungkasnya (ada/ted)






