Jombang (beritajatim.com) – Jalur rawan kecelakaan di Jombang memakan korban. Sebuah minibus Isuzu Elf yang bermuatan belasan pemudik terguling di jalur nasional Jl Raya Glagahan Kecamatan Perak Jombang, Kamis (20/4/2023) sekitar pukul 19.00 WIB. Pemicunya, kendaraan tersebut diduga mengalami pecah ban.
Ada 18 orang termasuk sopir yang berada di dalam mobil tersebut. Isuzu Elf nopol AG-7868-V itu dikemudikan oleh Sukarlan (56), warga Desa Blendis Kecamatan Gondang Tulungagung. Kendaraan tersebut melaju dari arah Surabaya.
Awalnya, perjalanan mereka aman-aman saja. Mendekati lokasi kejadian, Sukarlan mempecepat laju mobilnya guna mendahului kendaraan lain di depannya. Namun ironis, pada saat bersamaan, peleg belakang sebelah kiri pecah.
BACA JUGA:
Jalur Tengkorak di Jombang Makan Korban, 4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun
Minibus oleng. Sukarlan tak bisa menguasai keadaan. Sehingga mobil bermuatan belasan penumpang itu terguling ke kanan. Para penumpang menjerit minta tolong. Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan.
Para penumpang dikeluarkan. Mobil yang terguling tersebut kemudian dibalik ke posisi normal secara bersama-sama. Sementara itu polisi langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Petugas dari Satlantas Polres Jombang juga menggali data dari sejumlah saksi.

Meski tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan di jalur nasional tersebut menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. Karena pada saat bersamaan banyak pemudik yang sedang melintas. Baik menggunakan roda dua maupun roda empat.
“Dugaan sementara, kecelakaan tunggal ini disebabkan karena kendaraan mengalami pecah ban bagian belakang. Kami imbau agar pemudik senantiasa berhati-hati ketika perjalanan. Jika lelah, bisa istirahat di posyan (pos pelayanan) yang sudah disiapkan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Anang Setyanto. [suf]






