Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa angkatan pertama Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya dinyatakan lulus 100 persen dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode November 2022.
Tidak hanya itu, mahasiswa FK UM Surabaya juga berhasil meraih nilai terbaik nasional. Dalam capaian ini, FK UM Surabaya menempati urutan kedua dari FK PTN/PTS se-Indonesia.
Wakil Dekan 1 FK UM Surabaya Muhammad Anas menyebut pencapaian yang diraih oleh angkatan pertama FK UM Surabaya merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas seluruh tim yang ada di FK dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP).
“Tentunya ini adalah suatu kebanggaan yang patut kita syukuri dan akan terus kita tingkatkan. Angkatan pertama lulusan FK UM Surabaya mampu membuktikan dan jelas menginspirasi adik tingkatnya,” ujar Anas, Jumat (16/12/22).
Anas mengatakan, mahasiswa yang mengikuti tes UKMPPD adalah angkatan 2016 dengan total 23 mahasiswa. Ia menyebut untuk mencapai hasil maksimal, tim FK UM Surabaya dan RSP telah melakukan berbagai upaya mulai dari menyiapkan pembinaan setiap putaran/rotasi klinis, tes internal, benchmarking tes eksternal hingga tryout oleh Asosiasi Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan (APKKM) dan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI).
Ia pun berharap, agar mahasiswa yang telah selesai melakukan tes UKMPPD bisa segera menuntaskan program dokter internship yang dikelola oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, lalu dilanjutkan menjadi dokter mandiri.
[berita-terkait number=”3″ tag=”um-surabaya”]
Sementara itu, Rektor UM Surabaya Sukadiono menyebut ujian ini bertujuan untuk menjaga mutu lulusan pendidikan dokter di Indonesia.
“Sebagai pimpinan universitas saya mengucapkan selamat atas capaian yang membanggakan yang diraih oleh Angkatan pertama FK UM Surabaya, ini menjadi salah satu bukti bahwa lulusan FK UM Surabaya memang berkualitas,” kata Suko.
Suko yang juga merupakan dokter menyebut penyelenggaraan UKMPPD menjadi sebuah keharusan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang prima, selain itu ia menyebut uji kompetensi ini merupakan upaya perlindungan pemerintah bagi masyarakat.
Ia berpesan untuk mahasiswa FK UM Surabaya yang telah mengikuti ujian harus terus bersungguh-sungguh dalam menjalankan profesinya sebagai dokter.
“Melalui UKMPPD ini saya berharap akan banyak lulusan dokter-dokter masa depan sebagai tulang punggung layanan kesehatan di Indonesia, khususnya alumnus FK UM Surabaya,” pungkasnya. [ipl/beq]






