Kediri (beritajatim.com) – Angka stunting di Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini masih pada kisaran 14 persen. Untuk menurunkan angka stunting ini, Bupati Kediri Hanidhito Himawan Pramana dan PDI Perjuangan membuka Dapur Umum.
Melalui Dapur Umum ini, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri akan membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Bupati Kediri megaku, pembukaan Dapur Umum di Gedung Serbaguna Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri ini sekaligus sebagai peringatan HUT PDIP ke-50 tahun.
Para kader dan pengurus partai berlambang banteng hotam dengan moncong putih ini membuka dapur umum dan berkomitmen untuk membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Kediri.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kabupaten-Kediri”]
“Dalam peringatan HUT PDI Perjuangan ke – 50, sesuai arahan ibu ketua umum (Megawati Soekarnoputri) semua kader diminta turun ke bawah melihat hari ini persoalan di masyarakat apa,” kata Mas Dhito, sapaan akrab bupati muda ini.
Saat ini, lanjut Mas Dhito, pemerintah pusat, provinsi, maupun kota/Kabupaten memiliki misi yang sama untuk menekan angka stunting hingga pada angka satu digit.
Begitu pula Pemerintah Kabupaten Kediri serius menekan angka stunting yang saat ini masih pada kisaran 14 persen. Harapannya bisa turun menjadi 13 persen. Untuk terus memonitor kasus stunting di Kabupaten Kediri, menurut Mas Dhito pihaknya mewajibkan setiap camat melaporkan jumlah angka stunting di daerahnya masing-masing.
Melalui pemantauan rutin itu, penanganan stunting di Kabupaten Kediri diharapkan berjalan optimal. Kegiatan dapur umum cegah stunting ini dihadiri ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu, baik yang tengah hamil maupun membawa balita.
Hasil olahan dapur umum dengan tambahan asupan gizi lain dibagikan kepada warga yang hadir. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Murdi Hantoro menambahkan, sebagaimana instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kegiatan dapur umum digelar serentak di seluruh Indonesia.
Disamping dapur umum, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mengadakan pula kegiatan lomba ibu menyusui, lomba mewarnai untuk anak-anak, senam ibu hamil, posyandu ibu hamil dan balita. “Ini bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam penanganan stunting,” tandasnya. [nm/kun]






