Situbondo (beritajatim.com) – Angin kencang yang menyertai hujan lebat menyapu wilayah Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian atap satu rumah warga di Dusun Tenggir Krajan, Desa Tenggir.
Rumah milik Emilya Zam Zam (48) mengalami kerusakan serius setelah lembaran asbes pada bagian atap terhempas oleh kuatnya tiupan angin. Emilya yang saat itu berada di dalam rumah sempat terkejut dan langsung menyelamatkan diri ke luar bangunan sebelum menghubungi anaknya.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tak lama setelah peristiwa itu terjadi. Tim BPBD segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dampak kerusakan di area permukiman tersebut.
“Benar, terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang menyebabkan bagian atap rumah korban terhempas. Kondisi bangunan mengalami rusak sedang,” jelas Puriyono saat memberikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut.
Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa bencana hidrometeorologi ini. Rumah semi permanen berukuran 11 x 6 meter tersebut selama ini dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total lima jiwa.
Kerugian material akibat kerusakan atap bangunan tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp 5 juta berdasarkan perhitungan tim teknis di lokasi. Selain tim Pusdalops dan TRC BPBD, penanganan di lokasi juga melibatkan unsur Kecamatan Panji, Polsek, Koramil, hingga Tagana Dinas Sosial.
Sinergi antarinstansi bersama warga sekitar dilakukan untuk membantu proses evakuasi sisa material dan memberikan bantuan darurat kepada keluarga terdampak. Puriyono juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Jawa Timur.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan intensitas lebat yang disertai angin kencang,” tegas Puriyono. [awi/beq]






