Ngawi (beritajatim.com) – Angin kencang berdampak di sejumlah wilayah Ngawi. Catatan BPBD Ngawi, ada 22 pohon tumbang, tujuh bangunan rusak dan satu orang meninggal imbas kejadian hujan disertai angin kencang pada Rabu (24/01/2024) pukul 15.00 WIB.
Pohon tumbang terjadi di Jalan dr Soetomo menimpa bangunan dan Jalan Hasanuddin di kawasan Kecamatan Ngawi. Kemudian, di sepanjang Jalan Raya Ngawi-Mantingan ada 15 titik.
Selanjutnya, di Pasar Dungblong Desa Mengger Kecamatan Karanganyar menimpa pemuda yakni Muslim (25) warga Desa Sriwedari Kecamatan Karanganyar Ngawi yang hendak menjemput adiknya pulang sekolah. Muslim pun meninggal dunia saat dalam perjalanan ke puskesmas.
Pohon tumbang terjadi di jalan Raya Pelang Lor Kecamatan Kedunggalar Ngawi. Selanjutnya ada pula pohon tumbang di Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu ada tiga titik.
Bangunan rusak yakni tiga rumah warga di Perumahan Royal Permata Desa Jururejo Kecamatan Ngawi. Kemudian, Bangunan restoran di Rest Area 575 A Tol Ngawi-Solo. Sejumlah warung kopi di Taman Sukarno Ngawi juga rusak. Kemudian, ada pula bangunan ruko yang atapnya roboh menimpa mobil parkir di Jalan Suryo masuk Desa Grudo Kecamatan Ngawi.
‘’Saya pas menjahit jok. Nah, tau-tau ada angin kencang saya langsung lari kabur, dan akhirnya menimpa mobil parkir dan yang mobil di showroom. Alhamdulillah, gak ada korban,’’ kata Alek Dwi Saputro, pekerja showroom.
Hingga saat ini, semua pohon tumbang sudah selesai dievakuasi oleh pihak BPBD Ngawi dan sebagian akan dilakukan kerja bakti pada Kamis (25/01/2024). [fiq/but]






