Probolinggo (beritajatim.com) – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo dihadapkan pada tantangan serius. Dana hibah dari Pemerintah Kota Probolinggo yang semula dijanjikan sebesar Rp 5 miliar, dipangkas hingga Rp 500 juta.
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, menyebut pemangkasan ini terjadi setelah dirinya resmi menjabat, menggantikan Plt Ketua KONI sebelumnya, Imanto. Ia menuturkan bahwa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) telah lebih dulu ditandatangani sebelum dirinya menjabat.
“Pemangkasan sebesar 10 persen itu disebut-sebut sebagai bagian dari efisiensi anggaran daerah. Tapi dampaknya jelas terasa pada program dan kesiapan atlet,” ujarnya.
Akibat pemotongan ini, sejumlah agenda pelatihan dan pendampingan terpaksa dibatalkan. Bahkan jumlah personel official yang mendampingi kontingen ke Porprov juga dikurangi.
Zulfikar menambahkan, hingga kini belum ada kepastian mengenai adendum NPHD yang seharusnya ditandatangani pada 21 April 2025. Ia juga mendengar kabar bahwa Pemkot berencana kembali memangkas anggaran menjadi Rp 4 miliar, namun belum ada kejelasan resmi.
“Kami belum menerima kejelasan resmi soal ini. Ketidakpastian ini membuat kami resah, apalagi Porprov tinggal menghitung bulan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, Fadjar Purnomo, membenarkan bahwa adendum belum ditandatangani. Namun ia memastikan bahwa anggaran KONI saat ini tetap di angka Rp4,5 miliar dan belum ada pemangkasan lanjutan.
Menanggapi situasi ini, Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Zainul Fatoni, menyuarakan keberatan atas pemotongan anggaran secara berulang.
“Kita harus mendukung prestasi olahraga daerah. Kalau alasannya efisiensi, satu kali pemotongan sudah cukup. Jangan sampai mematikan semangat atlet dan pelatih,” tegasnya.
Di tengah ketidakpastian anggaran, para atlet muda Kota Probolinggo tetap berlatih dan mempersiapkan diri. Mereka berharap dapat membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama daerah di ajang Porprov Jatim 2025. [ada/beq]






