Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan, mengeluhkan pelayanan perusahaan pelat merah yang dinilai tidak cukup membaik dari waktu ke waktu.
Keluhan tersebut tidak lepas dari curhatan sejumlah pelanggan PDAM yang justru tidak mendapatkan aliran air sebagaimana mestinya, bahkan kondisi tersebut terjadi dalam rentang waktu sekitar 15 hari.
Padahal air merupakan kebutuhan pokok yang menjadi sarana primer bagi masyarakat, khususnya bagi para pelanggan PDAM. Terlebih para pelanggan harus tetap membayar secara rutin setiap bulan, sekalipun kondisi air dalam posisi macet dan tidak mengalir.
Bahkan kondisi tersebut juga sudah seringkali disampaikan kepada pihak manajemen PDAM Pamekasan, hanya saja selalu tidak ada penanganan serius termasuk solusi konkrit terhadap persoalan yang dihadapi para pelanggan.
Baca Juga: Kekeringan Landa 11 Kecamatan di Pamekasan
“Sebenarnya keluhan ini sudah sering kami sampaikan kepada petugas PDAM, khususnya mereka yang ada di lapangan. Hanya saja seringkali tidak ada solusi konkrit,” kata salah satu pelanggan PDAM Pamekasan, Zia Ul Haq, Selasa (15/8/2023).
Bahkan sebagian pelanggan juga ada yang ditawarkan menyedot langsung ke pipa utama PDAM guna mendapatkan aliran air, tapi tawaran tersebut cenderung ditolak karena dinilai bisa merusak jaringan pipa yang sudah ada.
Apalagi upaya tersebut juga dinilai kurang maksimal, karena aliran air juga tidak lancar. “Ada sebagian pelanggan justru menyedot langsung ke titik pipa PDAM, tapi tetap tidak lancar. Bahkan aliran air juga macet dan tidak mengalir,” ungkapnya.
Baca Juga: Polwan Pamekasan Sumbang 60 Kantong Darah untuk UDD PMI
“Sebagian pelanggan lainnya, juga terpaksa harus mengeluarkan belanja tambahan untuk membeli air bersih melalui tangki untuk mendapatkan air sebagai kebutuhan sehari-hari,” jelas pelanggan di Kelurahan Gladak Anyar.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Pamekasan, Muharram meminta maaf karena kondisi aliran air PDAM tidak mengalir normal sebagaimana mestinya, terlebih dalam waktu relatif lama.
“Salah satu persoalan di lapangan, di antaranya karena banyak pelanggan yang menyedot langsung ke pipa utama PDAM, sehingga aliran air pelanggan yang berada di titik hilir tidak lancar,” beberapa waktu lalu.
Selain itu juga terdapat beberapa persoalan lain yang mengakibatkan kondisi aliran air PDAM macet. “Masalah lainnya karena mesin PDAM ada yang rusak, termasuk juga ada pipa yang tersumbat karena banyak endapan karang air,” pungkasnya. [pin/ted]






