Surabaya (beritajatim.com) – Presidium Aliansi Biru Ceria 02 Jawa Timur, Aven Januar menyebut angka kemenangan pasangan Khofifah-Emil Dardak di atas 60 persen, meski menghadapi Risma-Gus Hans maupun Luluk-Lukman (LUMAN)
“Bu Khofifah masih sulit dikalahkan pada Pilkada Jawa Timur, karena memiliki tiga faktor perekat suaranya. Pertama, tentu Muslimat NU, kedua mesin penggerak dari 15 parpol pengusung, dan yang terakhir adalah bersatunya ratusan elemen relawan Prabowo-Gibran se-Jatim,” kata Aven di Surabaya, Sabtu, 31 Agustus 2024.
Menurut Aven, tiga kekuatan perekat suara Khofifah-Emil itu telah teruji saat Pilpres 2024 lalu. Angka kemenangan Prabowo-Gibran di Jawa Timur cukup signifikan, yakni 16.716.603 suara atau setara 65,19 persen.
“Suara Prabowo-Gibran melesat jauh dibanding dua kontestan lainnya, karena keberadaan Khofifah yang terjun langsung dalam proses kemenangan bersama tiga faktor yang melekat tadi,” ujar Aven, mantan Sekjen BEM FISIP Unair 2001-2002 ini.
Terkait kesiapan dan dukungan dari Aliansi Biru Ceria (ABC) 02 Jawa Timur, Aven menambahkan, saat ini ABC 02 sudah pada tahapan pendataan relawan dan pembagian teritorial maupun sektoral lahan garap masing-masing elemen relawan.
“ABC 02 terdiri dari 102 elemen eks relawan Prabowo-Gibran se-Jawa Timur, sekarang pendataan, karena nantinya akan ada 3.800 relawan yang siap menggelar kampanye door to door di 38 kabupaten/kota untuk kemenangan Khofifah-Emil Dardak,” jelas mantan Aktivis Reformasi 98 ini.
Terkait target suara, Aven menambahkan, berdasarkan hasil laporan dari seluruh kab/kota yang telah masuk, saat ini ditargetkan suara kemenangan Khofifah-Emil di atas 60 persen suara. [tok/beq]






