Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan bakal membuka relasi baru sejumlah kereta api dari dan ke Banyuwangi. Ternyata ada alasan utama yang mendasari mereka untuk menambah rute perjalanan tersebut.
Salah satunya yakni mengenai kunjungan wisatawan ke Banyuwangi yang cenderung terus mengalami peningkatan.
Terlebih, kini kebutuhan transportasi murah dan nyaman dengan kereta api telah menjadi pilihan bagi banyak warga.
Kepala PT KAI Daerah Operasi (Daop) IX Jember, Buntar Ris Wirawan mengungkapkan, rute ini sebagai respon atas tingginya animo penumpang terhadap beberapa rute perjalanan kereta api. Utamanya, rute perjalanan dari Banyuwangi ke Malang.
Rute ini terbilang cukup padat, karena terpantau dari beberapa momen tertentu tiket selalu habis terjual. Terutama saat momen libur hari besar maupun liburan panjang lainnya.
“Inilah yang membuat kami sangat bersemangat menambah layanan. Ini tinggal menunggu turunnya izin tentang penambahan rute Banyuwangi-Malang,” kata Buntar.
Selain itu, lanjut Buntar, penambahan layanan kereta api Banyuwangi – Malang juga akan ditingkatkan. Sebelumnya, rute ini dilayani oleh kereta api ekonomi. Namun ke depan akan ada tambahan kereta api eksekutif yang menggarap rute ini.
“Rute ini nanti dengan kelas eksekutif,” ungkapnya.
PT KAI, kata Buntar, diperkirakan butuh beberapa bulan ke depan untuk merealisasikan rencana ini.
“Semoga semuanya lancar agar bisa beroperasi dalam 2 bulan ke depan,” kata Buntar.
Selain itu, ternyata tidak hanya relasi Banyuwangi – Malang yang akan ditambah. Melainkan, PT KAI juga berencana menambah rute Banyuwangi – Jakarta.
“Rute Banyuwangi – Jakarta rencananya akan dilayani oleh kereta api Blambangan Ekspres yang biasa melewati rute Banyuwangi – Semarang,” katanya.
Buntar menyebut, segala persiapan untuk rute tersebut tengah disampaikan untuk mendapatkan izinnya. Paling lambat, lebaran depan bakal terealisasi.
“Sudah kita usulkan ke pusat. Semoga Februari (izin-red) sudah keluar sehingga lebaran sudah jalan,” kata dia.
Sementara itu, menurut Buntar, selain dua rute tambahan tersebut ada rute lain yang juga akan segera dibuka. Salah satunya jika memungkinkan rute Banyuwangi – Bandung juga akan digarap.
“Pembukaan rute Banyuwangi-Bandung melewati Surabaya. Ini masih kita kaji. Jika prospeknya bagus, segera kita usulkan,” pungkasnya. (rin/ted)






