Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang berfikiran bahwa setiap penulis pasti suka menyendiri. Menghabiskan waktu di kamar atatu suatu tempat sendirian demi mencari inspirasi untuk tulisan mereka. Mungkin sebagian penulis memang melakukan proses kreatifnya seperti anggapan banyak orang tersebut. Tetapi, tidak semua berlaku seperti itu.
Anggapan-anggapan inilah yang membuat penulis mendapat stigma sebagai introvert. Mungkin sebagian penulis memang ada yang memiliki kepribadian tersebut, tapi banyak juga yang tidak. Penulis tidak selalu introvert, dn orang introvert tidak selalu bisa menjadi penulis. Nah, inilah alasan mengapa para penulis sering dianggap orang-orang introvert.
Seringkali Melamun
Seseorang yang sering melamun, akan menimbulkan banyak tanda tanya bagi orang yang melihatnya. Sebenarnya, kalau seorang penulis itu melamun, pasti ada hal yang sedang dipecahkan dalam otaknya.
Dari kesukaan melamun ini, seorang penulis akan lebih senang jadi introvert. Karena untuk melamun saja butuh waktu lama sebelum akhirnya menemukan jawaban dari teka teki di otaknya.
Lebih Senang Berada di Tempat yang Sepi
Daripada berhuru-haru di tempat ramai yang tidak menghasilkan apapun. Penulis akan jauh lebih suka untuk berdiam di tempat yang tenang dan sepi dalam jangka waktu lama.
Kesenangan ini seringkali memicu stigma negatif, sehingga banyak anggapan yang berpikir bahwa seorang penulis tidak suka berbaur dengan orang di sekitar. Padahal sebenarnya, sedang berkonsentrasi, guna menghasilkan sebuah karya yang baik dan memuaskan.
Menyendiri Adalah Hobi
Jika hidup bersama orang lain, sementara kamu lebih suka menyendiri pasti sering mendapat stigma ameh. Memang, seorang yang lebih suka menyendiri, di stigma memiliki masalah berat, bahkan sering dianggap terkena gangguan mental.
Padahal, untuk seorang penulis menyisihkan waktu untuk sendiri itu penting, gunanya untuk menjaga kualitas mental dan introspeksi diri. Selain itu waktu sendiri biasanya jadi sumber datangnya inspirasi yang tiba-tiba.
Usai mengetahui keharusan seorang penulis jadi introvert, mungkin kamu yang punya hobi menulis sudah akrab dengan hal di atas. Memang untuk menekuni hobi menulis harus dilakukan secara sabar, penuh ketekunan, dan perlu sesekali abai pada stigma orang. Karena, jika terlalu mendengar omongan orang bisa jadi sumber kamu tidak punya progress untuk jadi penulis profesional. (dan/tur)






