Surabaya (beritajatim.com) – Dari 18 klub yang ada, Persebaya menjadi tim dengan usia termuda di Liga 1. Green Force punya pemain dengan rata-rata berusia 22,4 tahun.
Sebagimana diketahui, pada musim 2022/2023 Persebaya banyak merekrut pemain-pemain muda, seperti Andre Oktaviansyah (19), Alta Ballah (21), Brayen Pondaag (20), hingga Brilyan Aldama (20).
Sementara itu, beberapa wajah lama yang juga berusia muda juga dipertahankan, seperti Ernando Ari (20), Marselino Ferdinan (17), Koko Ari (22), Rizky Ridho (20), dan Andhika Ramadhani (21).
Pelatih Persebaya Aji Santoso mengungkapkan, tak asal memilih dalam merekrut para pemain pada musim ini. Ada sejumlah kreteria yang harus dimiliki para pemain muda agar mampu menarik minatnya. “Pertama jelas kualitas,” kata Aji saat sesi pre match press conference, Kamis (1/9/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Selain kualitas, dia juga melihat seberapa besar pemain muda itu punya visi dalam bermain bola. Menurutnya visi bermain bola menjadi hal paling tinggi di atas skill pemain. Hal itu yang dilihatnya saat akan merekrut mantan pemain Persebaya Ricky Kambuaya.
“Bagaimana dia (pemain, red) punya visi main bola yang bagus, itu paling tinggi di atas skill. Itu saya lihat di Kambuaya dulu, pertama dia pegang bola dan dia sama pemikiran saya, bola itu mau diumpan ke mana dan ternyata benar diumpannya ke arah yang saya pikirkan,” ungkapnya.
Aspek selanjutnya yang dilihat, yakni soal mentalitas para pemain. Pasalnya pemain yang memiliki kualitas yang bagus tumbuh dari pribadi yang bagus pula. “Mental selanjutnya, pemain bagus itu muncul dari pribadi yang bagus,” ujarnya. (way/kun)






