Malang (beritajatim.com) – Kota Malang yang dikenal dengan banyaknya sajian kuliner kini kedatangan pendatang baru. Mereka adalah Ah Bang Kopitiam yang menjual aneka masakan budaya Tionghoa-Melayu di Malang Town Square atau Matos.
Ini adalah cabang ke lima setelah pertama di Sidoarjo, Surabaya, Tegal, Kota Batu dan kini Kota Malang. Alasan memilih Matos karena mereka menyasar Mahasiswa. Berbeda dengan Kota Batu yang menyasar wisatawan serta Sidoarjo, Surabaya dan Tegal yang menyasar keluarga dan pegawai.
“Di Malang kami menyasar pasar anak muda dan mahasiswa kebetulan lokasinya kan dekat dengan area kampus. Makanya kami buka di Matos ini untuk mendekatkan diri dengan mereka,” ujar Manager Operasional Ah Bang Kopitiam Jawa Timur, Yuliani, Senin, (14/7/2025).
Lebih spesial pembukaan Ah Bang Kopitiam Matos dihadiri langsung oleh Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, beserta seluruh jajaran dan owner Ah Bang Kopitiam. Tidak lupa untuk membuat suasana Tiongkok-Melayu lebih kental, tarian barongsai turut meramaikan pembukaan outlet baru ini.
Ah Bang Kopitiam menawarkan suasana kampung ala Tionghoa-Melayu klasik dalam ornamennya. Untuk menu signature kuliner khas Melayu andalan mereka adalah Nasi Lemak, Nasi Hainan, belasan jenis dimsum, hingga Teh Tarik Jumbo.
“Kami membawa suasana klasik kedai kopi ala Old Town di kalangan Melayu-Tionghoa. Total ada 50 lebih menu makanan dan minuman signature khas Malay yang kami bawa. Selain itu harganya juga terjangkau di kantong mahasiswa mulai dari Rp19 ribu hingga Rp39 ribu,” ujar Yuliani.
Mereka berharap hadirnya Ah Bang Kopitiam di Kota Malang dapat menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke Matos. Dengan begitu, perekonomian daerah juga terus bergeliat.
“Untuk dukungan itu kami juga memberikan berbagai promo menarik dan spesial. Ada beli satu gratis satu menu minuman,” ujar Yuliani. (luc/ian)






