Malang (beritajatim.com) – Laga Derby Jawa Timur antara Arema FC kontra Persik Kediri akan tersaji di Stadion Kanjuruhan Malang pada Jumat, (18/9/2026). Laga dengan tensi panas ini diharapkan tetap kondusif sebelum maupun setelah pertandingan.
Pemain Arema FC Adi Satryo berharap aroma rivalitas cukup di atas lapangan saja. Persaingan antar suporter karena rasa cintanya pada klub merupakan hal yang wajar. Tetapi lebih penting dari itu adalah menjaga kondusifitas wilayah agar terhindar dari sanksi dan Super League tetap bisa bergulir.
“Saya pribadi ingin Liga terus bergulir tanpa ada sanksi atau apa pun ke depannya. Yang penting, kita menjaga kedamaian. Menjaga segala sesuatu yang berkaitan dengan suporter itu hal yang biasa. Tetapi jangan sampai ada aksi yang tidak menguntungkan bagi Liga Indonesia. Itu saja,” kata Adi.
Penjaga gawang andalan Singo Edan ini yakin bisa memberikan kemenangan atas timnya. Sebab, Arema FC akan bermain dengan dukungan langsung Aremania. Apalagi pendukung tim lawan diimbau tidak hadir demi alasan keamanan.
“Sangat menguntungkan Arema karena kami harus bisa menjaga kandang kami sendiri. Saya pribadi optimistis, Insya Allah kami bisa meraih kemenangan,” ujar Adi.
Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia ini mengaku semua pemain sudah siap tampil maksimal di laga derby Jatim ini. Semua pemain telah memahami taktik dan strategi dari Marcos Santos untuk mengharapi Macan Putih.
“Apa yang diberikan dan diarahkan oleh pelatih, semuanya sudah disampaikan kepada para pemain. Jadi, sekarang kita tinggal menunggu pertandingan dan mengaplikasikannya di lapangan,” kata Adi. (luc/aje)






