Surabaya (beritajatim.com) – Mohamed Salah mengaku puas dapat membantu tim yang dibelanya, Liverpool melaju ke partai final Liga Champions 2021/22. Liverpool memang harus bekerja keras guna menundukkan Villarreal (3-2) pada duel leg kedua semifinal. Secara pribadi, Salah punya harapan agar bisa bersua Real Madrid di Final.
Salah tidak mencetak gol di laga ini, tapi dia berkontribusi dengan assist untuk gol Fabinho yang membuka keran gol tim. Keberadaan Salah di lapangan juga terbukti krusial.
Winger berkebangsaan Mesir tersebht mengakui pertandingan kontra Villareal berjalan alot. Villarreal bermain begitu disiplin, tapi Liverpool lalu bisa merespons.
“Babak pertama berjalan sulit, tapi setelahnya kami bicara di ruang ganti, pelatih mulai menjelaskan masalah dan kami para pemain juga bicara,” ucap Mo Salah di kutip dari laman resmi UEFA.
“Kami tim top yang bermain di level top, sebab itu kami bisa membalikkan kedudukan usai tertinggal 0-2. Saya rasa dengan demikian hasilnya jadi lebih menarik.”
Kemenangan kontra Villarreal ini mengantar Liverpool pada laga final yang bakal berlangsung di Paris pada 29 Mei 2022 mendatang.
The Reds hanya menunggu pemenang duel Real Madrid kontra Manchester City yang akan dimainkan nanti (5/5/2022). City sementara itu sedikit unggul karena berhasil menang 4-3 di leg pertama pekan lalu. Salah pribadi tidak memilih lawan, namun jika bisa ia akan lebih suka melawan Madrid.
“Saya ingin bermain melawan Madrid. City adalah tim yang sangat kuat dan kami sudah melawan mereka beberapa kali musim ini,” terang Mo Salah.
Sejatinya ada misi balas dendam Liverpool pada El Real. Tahun 2018, Liverpool harus mengakui kekalahan dari klub asal Ibu Kota Spanyol itu.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepakbola”]
“Jika Anda bertanya kepada saya secara pribadi, saya ingin melawan Madrid sebab kami pernah kalah di final lawan mereka [2018].”
Tambahan assist di laga ini membantu Salah menambah pundi-pundinya. Ia kini menjadi pemain dengan kontribusi terbesar bagi Liverpool. (dan/ian)






