Jember (beritajatim.com) – Saat ini ada 30 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Hunian tempat tidur rawat inap khusus Covid di rumah sakit baru 6,9 persen.
Kendati masih relatif terkendali, Bupati Hendy Siswanto tidak mau kecolongan. Dia menyiapkan isolasi terpadu di Hotel Kebonagung yang memiliki kapasitas 70 tempat tidur. “Nanti kita lihat perkembangan berikutnya,” katanya, Jumat (4/2/2022).
Salah satu kasus Covid ditemui di SMP Negeri 3. Ada seorang guru yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Dia diisolasi. Tracing dilakukan puskesmas. Suaminya negatif. Kami sudah koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Jember untuk tracing ke guru lainnya. PTM (Pendidikan Tatap Muka) sudah disetop,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jember Lilik Lailiyah.
Hendy menyerukan kepada masyarakat untuk mendisplinkan diri dalam melaksanakan protokol kesehatan. “Kami mengerahkan teman-teman Satpol PP, TNI, dan Polri untuk mengaktifkan kembali sosialisasi dan pembagian masker. Karena di Jember sudah banyak yang tidak masker. Di alun-alun itu, satu alun-alun tidak pakai masker semua,” katanya.
Hendy berharap warga Jember berhati-hati. “Biasa saja, tidak perlu panik. Tapi protokol kesehatan dijalankan. Bukan tidak panik, tapi tidak menjalankan protokol kesehatan. Itu tidak benar. Tolong protokol kesehatan dijalankan,” katanya.
Vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun juga akan disegerakan. “Begitu juga vaksin untuk lansia. Wajib segera untuk kita semua,” kata Hendy. [wir/ted]






