Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi memantau langsung proses latihan Laskar Sape Kerrab, saat berlatih di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Kamis (20/7/2023).
Bahkan dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa AQ juga memberikan motivasi secara langsung kepada Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan.
Terlebih tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sempat mengalami kegagalan mendulang poin saat bertandang ke markas Bali United FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu (15/7/2023) malam.
Baca Juga: Bos Madura United Achsanul Qosasi: Kalah Terhormat
Pada pekan ketiga Liga 1 Musim 2023-2024 tersebut, Madura United harus mengakui kekalahan dari Serdadu Tridatu dengan skor tipis 2-1 pada laga yang diwarnai tiga kartu merah, dua di antaranya untuk pemain pemain Madura United, yakni Fachruddin Aryanto dan Muhammad Tahir.
“Kita akui bahwa kita gagal mendapat poin saat bertandang ke markas Bali United, tapi kami sangat suka dengan permainan pantang menyerah, sekalipun bermain dengan 9 pemain,” kata Achsanul Qosasi.
Baca Juga: Ini Kata Pelatih Madura United Usai Gagal Mencuri Poin dari Bali United
Tidak hanya itu, pria asal Sumenep, Madura, juga kembali menyampaikan tiga filosofi sepakbola Madura, yang selanjutnya menjadi karakter khas Laskar Sape Kerrab, khususnya dalam menjalani setiap pertandingan.
“Sering kami sampaikan bahwa Madura bukan unggulan, bagi kami bermain baik saja sudah cukup, sehingga perlu kembali kami tekankan tiga filosofi sepakbola Madura; bangun jika jatuh, kejar jika tertinggal, dan rebut jika kehilangan,” pungkasnya.
Pada laga berikutnya, Madura United akan menjamu Persis Solo, pada pekan keempat Liga 1 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Minggu (23/7/2023) mendatang. [pin/ted]






