Jombang (beritajatim.com) – Seperti acara-acara sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengadakan kuis dengan memberitakan pertanyaan kepada audien. Hanya saja, kuis Jokowi kali ini tanpa hadiah sepeda.
Jokowi beralasan, saat ini tahun politik. Sehingga dilarang memberikan hadiah. \\\”Jadi jangan minta sepeda meski bisa menjawab pertanyaan saya. Kita harus menegakkan aturan KPU,\\\” kata Jokowi di hadapan ribuan jamaah Tarekat Naqsabandiyah wa Qodiriyah di PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulun) Jombang, Rabu (18/12/2018).
Dalam pertemuan itu, Jokowi menunjuk dua orang untuk maju. Dua orang itu adalah Gusti (17), santri PPDU dan Prihartini atau Mbak Tin (35), anggota jamaah tarekat. Walhasil, baik Gusti maupun Mbak Tin bisa menjawab pertanyaan dari presiden.
Gusti menjawah tiga nama suku di Indonesia, sedangkan Mbak Tin menjawab tiga nama agama di Indonesia. \\\”Sudah ya, meski bisa menjawab, tapi tidak mendapatkan sepeda. Karena aturan KPU seperti itu,\\\” kata Jokowi menegaskan.
Mbak Tin kemudian meminta hadiah lain. Yakni, minta foto berdua dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Ribuan hadirian yang memadati PPDU langsung memberikan aplaus.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga memberikan pesan khusus kepada yang hadir. Yakni, senantiasa menjaga kerukukan dan persatuan. \\\”Jangan sampai karena beda pilihan politik, berujung perpecahan,\\\” pungkasnya. [suf/ted]





