Surabaya (beritajatim.com) – Putaran pertama Proliga Seri Kedua kembali digelar di GOR Tridharma Petrokimia, 14-16 Desember 2018. Yang menarik kali ini, Petrokimia Gresik absen dari gelaran.
Sebanyak enam tim putra dan lima tim putri siap bersaing. Di antaranya Jakarta Pertamina Energi, Bhayangkara Samator, Jakarta BNI 46, Palembang SumselBabel, Jakarta Garuda dan Sidoarjo Aneka Gas.
Sedangkan tim putri, yakni Jakarta BNI 46, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta Pertamnina Energi, Bandung Bank BJB Pakuan dan Jakarta Elektrik PLN.
Memang pada gelaran Proliga ke-18 kali ini tanpa Petrokimia Gresik. Tim yang sebelumnya bermarkas di GOR Tridharma tersebut absen.
\\\”Biasanya Petrokimia Gresik yang bermain di GOR Tridharma. Tapi kali ini GOR Tridharma dipakai tim Jakarta Garuda,\\\” ujar Direktur Proliga 2018 Hanny S. Surkatty, Kamis 13 Desember 2018.
Meski absennya Petrokimia Gresik sangat disayangkan, Hanny optimis pertandingan Proliga nanti tetap patut ditonton dan diikuti. Pasalnya, persaingan diyakini bakal tersaji cukup ketat dan sangat menentukan ke fase selanjutnya. Termasuk menuju final four. \\\”Besok kompetisi semakin ketat,\\\” jelasnya.
Sementara Ketua Panitia, Yusuf optimis antusias penonton yang hadir tetap akan membeludak. Kendati tim Petrokimia Gresik tidak ikut Proliga. \\\”Optimis masih banyak yang datang ke GOR,\\\” kata Yusuf.
Panitia Pelaksana menyediakan 3 ribu tiket ekonomi dan 500 tiket VIP. Yusuf menyebutkan, penjualan tiket dilakukan dengan sistem online dan offline. Penonton bisa mendapatkannya di gotic, loket.com dan tiket box. \\\”Selain itu kami juga melakukan penjualan kolektif pada badan hukum,\\\” sebutnya.
Panitia pelaksana menggunakan sistem barcode pada tiket model gelang yang dijual. Ini sebagai upaya mengurangi praktek pencaloan. Perlu diketahui, harga tiket VIP Rp 100 ribu dan ekonomi Rp 50 ribu. [way/but]





