Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, memberikan perhatian terhadap pemberantasan korupsi. Perang terhadap korupsi diawali dari internal perguruan tinggi negeri terbesar di Jawa Timur bagian timur ini.
\\\”Mulai tahun depan Universitas Jember akan mengimplementasikan ISO 37001 anti penyuapan,\\\” kata Rektor Unej Moh. Hasan, sebagaimana dilansir Humas dan Protokoler Unej.
Dony Mariantono dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan, mulai tahun depan pihaknya bersama lembaga terkait bakal memulai kurikulum anti korupsi di semua tingkatan pendidikan. Sementara di kampus Unej sendiri gerakan perlawanan terhadap korupsi tak hanya ditumbuhkan di kalangan birokrasi, tapi juga mahasiswa yang membentuk organisasi Future Leader Anti Corruption (FLAC). Mereka menggelar acara diskusi dan pemutaran film anti korupsi hasil karya finalis Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST), 19 Desember 2018 lalu.
Film menjadi salah satu media efektif untuk melawan korupsi. Pemutaran perdana film anti korupsi karya finalis ACFFEST 2018 dilaksanakan di Pontianak, Ambon, Padang dan Jember. Dony yang hadir dalam acara diskusi dan pemutaran film ini menginginkan makin banyak masyarakat Indonesia yang ikut aktif memberantas korupsi daripada memperbanyak Operasi Tangkap Tangan.
Program pendidikan anti korupsi sebagai bagian dari pencegahan korupsi adalah salah satu dari lima tugas besar KPK. \\\”Media film sengaja dipilih sebagai wahana pendidikan anti korupsi karena bisa diterima masyarakat luas,\\\” kata Dony. [wir]





