Pamekasan (beritajatim.com) – Manajer Madura United FC Haruna Sumitro membenerkan inisiatif seputar gerak cepat dalam merekrut pemain guna menyongsong kompetisi Liga 1 musim 2019 mendatang.
Bahkan saat ini tercatat sebanyak 14 pemain sudah dinyatakan resmi sebagai bagian dari keluarga besar skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, musim depan. Jumlah tersebut meliputi sebanyak 12 pemain lokal dan dua pemain asing (Asia dan Non Asia).
\\\”Dalam sepakbola ada sembilan posisi dengan pemain bagus yang terbatas, sementara ada 18 klub (peserta Liga 1) yang akan memburu mereka. Jadi harus cepat, karena ini masalah supply (penawaran) dan demand (permintaan),\\\” kata Haruna Sumitro, Sabtu (29/12/2018) malam.
Dari itu, pihaknya sengaja melakukan inisiatif dengan bergerak cepat pasca kompetisi Liga 1 musim 2018 berakhir. Sekaligus memagari para pemain musim lalu melalui kontrak berdasar hasil evaluasi statistik musim lalu. \\\”Kami harus bergerak cepat mencari pemain, karena jika terlambat harganya akan selangit,\\\” ungkapnya.
\\\”Alhamdulillah mereka bersedia dengan harga wajar (yang ditawarkan manajemen Madura United). Kami hadir saat mereka belum ditawar klub lain dan faktanya sekarang mereka ditawar dua kali lipat, karena demand sudah sangat tinggi,\\\” pungkasnya.
Hari ini, Madura United FC juga berhasil mendatangkan Fandri Imbiri guna mengisi sektor bek kiri tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. Sebelumnya terdapat 13 pemain yang dinyatakan resmi sebagai bagian dari tim musim depan.
Ke-13 pemain tersebut meliputi sebanyak 11 pemain lokal, masing-masing Al-Fath Fathier, Andik Rendika Rama, Andik Vermansyah, Asep Berlian, Fachruddin Aryanto, Greg Nwokolo, Guntur Ariyadi, Irsan Lestaluhu, Muhammad Ridho Djazulie, Rifad Marasambesy dan Satria Tama Hardianto.
Sementara dua pemain lainnya merupakan pemain asing, masing-masing Dane Milovanovic (Australia) sebagai pemain asing Asia, serta Zah Rahan Krangar (Liberia) sebagai pemain Asing Non-Asia. [pin/but]





