Pamekasan (beritajatim.com) – Program \\\’Mall Pelayanan Publik\\\’ Pamekasan yang diresmikan Bupati Badrut Tamam, Senin (17/12/2018) lalu. Dinilai bakal berdampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan MPP yang dipusatkan di lantai dasar Gedung Islamic Centre Jl Raya Panglegur, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, juga dinilai bakal mempermudah urusan administrasi yang nantinya mendorong kemajuan usaha dan pertumbuhan ekonomi di darah berslogan Bumi Gerbang Salam.
\\\”Melalui program (MPP) ini, pemkab Pamekasan berarti memiliki komitmen. Salah satunya merangsang pertumbuhan ekonomi di Pamekasan,\\\” kata Direktur Inkubator Bisnis Universitas Madura (Unira) Pamekasan Dr Gazali, Minggu (23/12/2018).
Bahkan keberadaan MPP juga dimanfaatkan oleh institusi yang dipimpinnya, melalui layanan konsultasi bisnis bagi masyarakat yang hendak mengembangkan usaha. \\\”Selama ini yang sering menjadi keluhan pelaku usaha atau investor adalah sistem perizinan yang rumit dan dinilai berbelit-belit,\\\” ungkapnya.
Namun pihaknya juga menyampaikan bahwa keberadaan MPP juga perlu dievaluasi demi peningkatan pelayanan agar lebih baik. \\\”Tentunya pelaksanaan Mall Pelayanan Publik ini perlu terus dievaluasi, sehingga berjalan maksimal dan lebih baik lagi kedepannya,\\\” jelasnya.
Dalam program tersebut, Inkubator Bisnis Universitas Madura juga menyiapkan berbagai pelayanan bagi masyarakay. Di antaranya konsultasi bisnis dan kewirausahaan, pendidikan dan pelatihan, serta pembinaan supervisi.
Program MPP merupakan pusat pelayanan satu atap yang digagas pemerintah kabupaten (pemkab) Pamekasan, program tersebut melibatkan sebanyak 54 jenis perizinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tujuh jenis perizinan non-OPD, serta 12 jenis pelayanan instansi vertikal. [pinted]





