Mojokerto (beritajatim.com)–PS Mojokerto Putra (PSMP) masih menyisahkan satu kompetisi yakni Piala Indonesia.
Namun, pasca Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait dilarangnya tampil di Liga 2 2019 karena terlibat match-fixing, pihak manajemen belum bisa berbicara banyak.
Dihubungi beritajatim.com, Presiden Klub PSMP, Firman Efendi, mengaku belum membahas dengan pihak manajemen.
\\\”Kita belum mempertimbangkan terkait hal itu (Piala Presiden, red),\\\” ungkapnya, Minggu (23/12/2018).
PSMP masuk dalam babak 32 besar Piala Presiden setelah berhasil mengalahkan Persigo Semeru FC dalam laga lanjutan Piala Indonesia 2018 babak 64 besar di Lapangan Sepak Bola Jala Krida Mandala AAL Bumimoro, Kota Surabaya, Senin (10/12/2018) dengan skor 2-0.
Dengan hasil tersebut, PSMP melaju ke babak 32 besar. Jadwal laga babak 32 besar Piala Presiden dikabarkan akan berlangsung Januari 2019 mendatang.
Meski kontrak pemain dengan manajemen berakhir Desember 2018 ini, namun manajemen menegaskan jika hanya ada 18 pemain yang dipanggil untuk menghadapi babak 32 besar Piala Indonesia tersebut.
Sebelumnya, Manajer PSMP, Muhammad, mengatakan, jika kontrak pemain habis sampai Liga 2 2018 selesai.
\\\”Karena Liga 2 sudah selesai, maka mereka kembali ke kotanya masing-masing. Mayoritas yang main kemarin (Piala Indonesia, red), pemain yang domisili di sekitar Mojokerto dan Surabaya saja,\\\” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pihak manajemen sengaja memanggil pemain yang domisili dekat Mojokerto saja. Terkait babak 32 besar, manajemen sudah mengantongi nama-nama pemain yang bakal dipertahankan.
Kemungkinan, tegas Manajer, hanya ada 18 pemain yang dipertahankan dari musim 2018 ini untuk mengarungi kompetisi Piala Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala PSMP, Jamal Yastro, mengatakan, semua diserahkan ke manajemen.
\\\”Kami serahkan ke manajemen. Namun, tim pelatih juga memberikan masukan siapa yang harus dipertahankan sesuai yang dibutuhkan. Kalau memang hanya 18 pemain yang dipanggil, jumlah itu sudah normal,\\\” ungkapnya.
Jamal menjelaskan, sebanyak 18 pemain tersebut sesuai dengan kebutuhan untuk mengisi line up. Yakni pemain inti dan cadangan.
Namun, tegas Jamal, tim pelatih tetap memberikan masukan kepada manajemen terkait siapa saja yang bisa mengisi skuad tim berjuluk The Laskar Mojopahit (Lasmojo).[tin/air]





