Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC menginginkan satu pemain asing di posisi stopper menggantikan sosok Fabiano Beltrame, guna menghadapi ketatnya jadwal kompetisi Liga 1 musim 2019 mendatang.
Sebab kontrak bek asal Brasil dimungkinkan tidak diperpanjang pasca kompetisi Liga 1 musim 2018 berakhir, beberapa pekan lalu. \\\”Saat ini tim tengah mencari pemain asing di posisi stopper,\\\” kata Media Officer Madura United FC Tabri S Munir kepada beritajatim.com, Rabu (19/12/2018).
Berdasar informasi yang beredar, saat ini pemain yang identik dengan nomor punggung 15 dikabarkan tengah menjalani proses naturalisasi guna menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Terlebih pihak manajemen juga sempat menyatakan nasib Fabiano Beltrame tergantung status kewarganegaraannya.
\\\”Ada program lain, Fabiano ini yang mungkin di luar rencana normal. Fabiano akan diproyeksikan sebagai pemain lokal, dan kami sudah mulai urus sejak awal bulan kemarin. Jika sudah naturalisasi, akan menjadi bagian dari Madura United,\\\” kata Manajer Madura United FC Haruna Sumitro, dikutip dari berbagai sumber.
Memang jauh sebelumnya, Madura United juga sempat mengikat kontrak pemain yang menjadi proses serupa seperti yang dialami Fabiano Beltrame. Ia adalah OK Jhon yang sempat membela Madura United dengan status sebagai pemain lokal sebelum pindah ke Persebaya Surabaya.
Saat ini tercatat sebanyak empat pemain yang dipastikan bertahan dan resmi kembali menjadi bagian dari skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, musim depan. Meliputi Al-Fath Fatier, Dane Milovanovic (Australia/asing Asia), Greg Nwokolo dan Zah Rahman (Liberia/Asing Non-Asia). [pin/ted]





