Pamekasan (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mengajak masyarakat agar lebih fokus mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dibandingkan hanya sekedar membahas persoalan kotak suara yang terbuat dari kardus.
Terlebih kotak suara kardus juga sudah pernah diterapkan pada pelaksanaan pemilu sebelumnya, bahkan sebagian pemilu di luar negeri juga ada yang menggunakan kotak yang terbuat dari kardus atau karton. Sehingga hal itu menjadi lumrah dan tidak perlu dipersoalkan.
\\\”Sejarah kotak suara di Indonesia dan sebagian luar negeri, kendati bahan kardus sudah lama dipakai (digunakan dalam pelaksanaan pemilu). Namun pada pemilu tahun 2019 baru disoal,\\\” kata Komisioner KPU Pamekasan Mohammad Subhan, Jumat (21/12/2018).
Dari itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih fokus mensukseskan pelaksanaan pemilu yang dijadwalkan digelar serentak 17 April 2019. \\\”Terpenting dari semuanya adalah bagaimana kita bisa melakukan pemungutan suara dengan baik dan benar, serta menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani,\\\” ungkapnya.
Sebelumnya Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan Abdullah Saidi mengecek keberadaan logistik pemilu 2019 yang berada di Gudang Logistik KPU di Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Pamekasan. Ia didampingi Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah dan bersama-sama merakit atau melipat lembaran kardus kotak suara hingga akhirnya menjadi kotak.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Abdullah Saidi juga mencoba menduduki hingga berdiri di atas kotak hasil lipatan, guna memastikan layak tidaknya kota suara pemilu yang sempat menjadi kontroversi banyak kalangan. [pin/suf]





