Tuban (beritajatim.com) – Peristiwa kecelakaan tragis yang melibatkan Bus PO Sinar Mandiri dengan kendaraan truk tronton box terjadi di jalur Pantura Tuban tepatnya di jalan Tuban-Semarang KM 42-43, Desa Boncong, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Minggu (30/12/2018) petang.
Beruntung tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian kecelakaan di jalur nasional perbatasan Jatim-Jateng itu. Namun, empat orang korban kondisinya mengalami luka parah lantaran terjepit di dalam kendaraan yang mengalami hancur pada bagian depannya.
Data yang dihimpun beritajatim.com, kejadian kecelakaan tragis itu melibatkan bus PO Sinar Mandiri jurusan Surabaya-Semarang dengan nomor polisi (Nopol) N 7268 UG. Bus yang dikemudikan oleh Indiarto (30), warga Desa Pancur, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang itu berjalan dari arah Surabaya menuju Semarang.
\\\”Bus PO Sinar Mandiri itu berjalan dari arah timur. Pada waktu pandangan tidak bebas dan marka lurus pengemudi bus berusaha mendahului kendaraan di depannya,\\\” terang IPTU Nungki Sambodo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban.
Ketika bus mendahului dengan kecepatan tinggi itu, dari arah barat melaju truk tronton box dengan nopol B 9295 SYK yang dikemudikan oleh Joko Pitoyo (27), warga Desa Tanjung, Kecamatan Lego, Boyolali. Lantaran benturan yang keras membuat bus dan truk box itu mengalami kerusakan parah pada bagian depannya.
Lantaran kondisi rusak parah pada bagian depannya, membuat pengemudi truk tronton terjepit di dalam kabin kendaraan. Sehingga, proses evakuasi terhadap korban yang terjepit berlangsung dramatis dan membutuhkan waktu beberapa menit.
\\\”Untuk korban mengalami luka parah dengan kondisi patah tulang. Semua korban empat orang, yaitu pengemudi truk box, pengemudi bus, dan yang dua adalah penumpang bus,\\\” tambahnya.
Sementara itu, untuk dua penumpang bus PO Sinar Mandiri yang mengalami luka parah masing-masing adalah Anik Suprapti (60), asal Kauman, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati dan Labibai (42), warga Desa Tempel, Kecamatan Mulyorejo, Kabupaten Demak. Kini para korban sudah berhasil dievakuasi dan sudah di bawa ke rumah sakit.
\\\”Semua korban sudah dalam perawatan medis di rumah sakit. Kita masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan olah TKP dan mencari keterangan para saksi,\\\” pungkasnya.[mut/kun]





