Lamongan (beritajatim.com) – Jika Pilkada Lamongan digelar sekarang, Yuhronur Efendi (Pak YES) akan kembali terpilih sebagai Bupati Lamongan. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Political Research Center Indonesia (PRCI) saat menerangkan hasil surveinya.
Dalam survei itu, Direktur Riset PRCI, Muhammad Firdaus mengatakan bahwa PRCI menyajikan 10 besar nama kandidat potensi Calon Bupati Lamongan 2024. Saat survei, nama Yuhronur Efendi mampu mengungguli 9 nama kandidat lain dengan perolehan 32,6 persen.
Adapun 10 besar nama kandidat itu di antaranya Yuhronur Efendi (Bupati Lamongan) 32,6 persen, Abdul Rouf (Wabup Lamongan) 24,2 persen, Abdul Ghofur (Ketua DPRD dan DPC PKB Lamongan) 13,6 persen, Suhandoyo (Politisi Partai NasDem) 11,3 persen.
Lalu Kartika Hidayati (Ketua PC Muslimat NU Lamongan) 6,3 persen, Debby Kurniawan (Politisi Partai Demokrat) 2,4 persen, Nalikan (Sekda Lamongan) 1,2 persen, Kaharudin (Ketua DPD Partai NasDem Lamongan) 0,7 persen, Fujika Senna Oktavia (Politisi PDI Perjuangan) 0,4 persen.
“Top of mind dari sepuluh nama simulasi, seandainya Pilkada Lamongan diadakan sekarang (saat wawancara kepada responden), nama Yuhronur Efendi adalah calon yang paling banyak dipilih, dengan perolehan 32,6 persen. Kedua KH. Abdul Rouf dan ketiga Abdul Ghofur,” kata Firdaus.

Tak hanya itu, Firdaus juga menyampaikan, nama Yuhronur tetap unggul dalam survei jika kandidat Bupati yang dimunculkan hanya ada 3 nama, yakni Yuhronur Efendi yang memperoleh 32,1 persen, Abdul Rouf 24,9 persen dan Abdul Ghofur 22,6 persen. Adapun yang tidak tahu atau tidak jawab saat ditanya ada 20,4 persen.
“Dari survei ini, rival kuatnya Yuhronur adalah Abdul Rouf dan Abdul Ghofur. Jika keduanya sama-sama berangkat pada Pilkada 2024 mendatang, maka bisa membahayakan posisi Yuhronur saat pencalonan jilid 2,” terangnya.
Ditambahkan Firdaus, dalam survei ini PRCI juga mensimulasikan head to head atau dua pasangan kandidat, yakni Yuhronur Efendi vs Abdul Ghofur. Dari sini, diketahui bahwa Yuhronur mendapat 42,5 persen, sedangkan Ghofur 38,2 persen. Sedang yang tidak tahu atau tidak jawab saat survei sebanyak 19,3 persen.

“Head to head dalam survei ini, seandainya dibuat dua pasangan calon, yakni Yuhronur Efendi vs Abdul Ghofur, melalui 6 skenario yang dipasangkan dengan beberapa nama bakal Cabup, maka nama Yuhronur masih saja unggul,” tandasnya.
Lebih lanjut, Firdaus menuturkan, dari survei ini diketahui bahwa popularitas Yuhronur Efendi mencapai 71,7 persen, sedangkan Abdul Ghofur berada di angka 59,4 persen, yang juga masih kalah unggul dengan popularilatas Suhandoyo 74,8 persen, Kartika Hidayati dengan 69,4 persen dan Abdul Rouf dengan 62,2 persen.
“Sementara untuk liketabiltas. Yuhronur Efendi berada di angka 57,5 persen, Abdul Rouf 50,1 persen, Abdul Ghofur 42,1 persen, Suhandoyo 37,3 persen, Kartika Hidayati 30,6 persen,” imbuhnya.
BACA JUGA:
PRCI: Kepuasan Atas Kinerja Bupati-Wabup Lamongan Naik
Pemkab dan DPRD Lamongan Bahas Perda Pertanggungjawaban APBD 2022
Sebagai informasi, survei PRCI ini dilakukan oleh pewawancara yang terlatih, melalui tatap muka dengan 1.896 responden, dalam rentang waktu tanggal 10 sampai 24 Mei 2023 (14 hari). Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, margin of error 3,0 persen atau tingkat kepercayaan surveinya 95 persen.
Dari 1.896 responden itu terdiri dari 64,1 persen laki-laki dan 35,9 persen perempuan. Dengan rentang usia responden 17 sampai 61 tahun, yang berasal dari seluruh desa/kelurahan, beberapa ormas se-Lamongan dan dari lintas pekerjaan serta pendidikan.
“Survei PRCI ini sebenarnya dilakukan untuk mengukur detak jantung politik, yang dibiayai secara mandiri. Tidak berat sebelah dan tidak membela kubu A atau B,” pungkas Firdaus. [riq/but]






