Lamongan (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kunjungi peternakan sapi di Lamongan untuk memantau ketersediaan hewan kurban jelang Iduladha 1444 H. Dia mengungkapkan Jatim surplus hewan kurban.
Dari data yang diterima Khofifah, saat ini terdapat 1 juta ekor sapi untuk pasokan hewan kurban. Dia juga menyatakan vaksinasi rutin digelar sehingga hewan kurban aman dikonsumsi.
“Saya datang ke peternakan di Lamongan ini ingin memastikan, jika 3 bulan lalu kita ada kasus PMK saat ini sudah zero, baik kasus kesakitan maupun kematian. Begitu juga dengan kasus LSD juga sudah gencar dilakukan vaksinasi untuk ternak,” kata Gubernur Khofifah.
Khofifah mengunjungi peternakan milik H. Juri di Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, untuk memastikan kesiapan Jatim menyediakan hewan kurban.
Khofifah juga menjelaskan bahwa kebutuhan hewan kurban pada Iduladha di Jatim pada tahun ini diprediksi akan mencapai 50 ribuan ekor sapi. Sebab semua hewan kurban di Jatim, baik sapi, kambing, domba maupun kerbau dalam keadaan surplus.
Baca Juga:
Gubernur Jatim Khofifah: Iwak Wader Iku Sehat, Rek..
Secara rinci, Khofifah menyebut, peternak di Jatim telah menyiapkan sebanyak 1 juta lebih hewan kurban. Hewan-hewan kurban itu memiliki kondisi yang baik dan sehat, yang semuanya bisa diakses di semua titik peternakan yang ada di Jatim, tak terkecuali di Kabupaten Lamongan.
“Hewan kurban di Jatim, baik sapi, kambing, domba maupun kerbau dalam keadaan surplus. Kebutuhan untuk Idul kurban diprediksi akan mencapai sekitar 50 ribuan sapi. Peternak di Jatim telah menyiapkan 1 juta ekor sapi yang bisa kita akses di berbagai titik peternakan di Jatim. Jadi, surplusnya cukup besar, begitu juga kambing yang berjumlah sekitar 727 ribu, kebutuhannya 270 ribu,” paparnya.
Tak cukup itu, Khofifah menyebut, jika tim dokter hewan di berbagai tempat yang ada di Jatim akan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap hewan ternak yang ada.
“Kesiapan hewan kurban di Lamongan dan di Jatim Insyaallah dalam kondisi yang siap, tidak hanya sesuai standar kesehatan tapi juga dari sisi syar’i-nya. Ini untuk memberikan keyakinan kepada mereka yang akan membeli hewan kurban,” bebernya.
Baca Juga:
Gubernur Jatim Khofifah Raih Penghargaan dari DPP APWI
Atas kondisi hewan kurban di Jatim yang surplus serta kondisinya yang dipastikan sehat dan aman itu, Khofifah pun mengajak kepada provinsi-provinsi lain di Indonesia untuk mengakses hewan kurban di Jatim, yang telah melalui proses monitoring tim dokter hewan
“Saya mengajak daerah-daerah lain, provinsi-provinsi lain, karena di Jatim surplus, jadi silahkan mengakses hewan kurban dari Jatim. Sapi, domba, kambing kerbau, semuanya surplus. Dan insyaallah semuanya aman,” ajaknya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melaporkan bahwa seluruh hewan kurban di Lamongan memang sudah dipastikan kesehatannya dan sudah dilakukan pengecekan oleh tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan secara rutin.
Seperti halnya di kandang H. Juri yang ada di Desa Wonokromo ini, Bupati Yuhronur mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 170-an ekor sapi. Namun secara keseluruhan, jumlah hewan ternak di Desa Wonokromo ini ada 500 hingga 600 ekor.
“Di sini ketersediaan cukup memadai. Seluruh hewan kurban yang disiapkan untuk Iduladha nanti semuanya sehat, dan rutin dilakukan pengecekan oleh petugas dari Disnakeswan Lamongan dan dijamin siap dipotong,” paparnya. [riq/beq]






