Lamongan (beritajatim.com) – Political Research Center Indonesia (PRCI) menyebut kepuasan masyarakat atas kinerja Bupati-Wakil Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi-Abdul Rouf (YES-BRO) naik. Ini terlihat dari hasil survei tingkat kepuasan masyarakat.
Direktur Riset PRCI, Muhammad Firdaus, memaparkan temuan surveinya yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja YES-BRO mencapai 67,7 persen per Mei ini. Ini disebabkan pendekatan populis yang dilakukan oleh pasangan kepala daerah tersebut.
Angka itu naik 6,1 persen dari survei yang dilakukan sebelumnya pada 4 bulan lalu. Hasil survei Februari 2023, tingkat kepuasan masyarakat berada di angka 61,6 persen.
Sedangkan yang menyatakan tidak puas atau kurang puas mencapai 30,1 persen atau hanya turun 5,1 persen dari survei sebelumnya yang berada di angka 35,2 persen.
“Tingkat kepuasannya 67,7 persen, yang meliputi 27,1 persen sangat puas dan 40,6 persen cukup puas. Angka ini tergolong cukup baik. Sedangkan kurang puasnya 16,3 persen, tidak puas 13,8 persen dan tidak tahu atau yang tidak menjawab 2,2 persen,” kata Firdaus, Selasa (6/6/2023).
Baca Juga:
Bupati Lamongan Kukuhkan Puspaga La Smart
Firdaus menambahkan, terdapat beberapa catatan yang telah ditemukan. Di antaranya, angka 30,1 persen yang menyatakan kurang puas dan tidak puas terhadap kinerja YES-BRO itu disebabkan oleh persoalan insfrastruktur atau jalan rusak, penanganan banjir dan PJU (penerangan jalan umum).
Selain itu, masyarakat yang menyatakan kurang suka dan tidak suka terhadap pemerintahan YES-BRO itu, tegas Firdaus, disebabkan oleh janji politik dari YES-BRO yang belum terealisasikan.
“Ada beberapa alasan publik terkait kurang dan tidak puasnya masyarakat terhadap kinerja YES-BRO. Karena jalan rusak ada 14,4 persen, karena tidak ada PJU ada 5,4 persen, dan 10,3 karena pemerintah lambat melakukan penanganan banjir,” bebernya.
Sementara untuk naiknya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pasangan YES-BRO ini, tutur Fidaus, disebabkan oleh pendekatan populis ke beberapa kelompok masyarakat. Dia juga menyebut, tingkat kepuasan 67,7 persen ini cukup sebagai bekal Bupati untuk mencalonkan di periode kedua.
Baca Juga:
Bupati Lamongan Terbang ke Belu NTT, Ini Agendanya
“Naiknya ini karena pendekatan populis yang dilakukan dengan kelompok masyarakat. Kalau murni dari kebijakan atau pembangunan infrastruktur tidak, karena kalau dari kebijakan atau infrastruktur pasti tingkat kepuasannya akan naik tajam. Tapi angka 67,7 persen ini sudah cukup baik,” jelasnya.
Berdasarkan data yang diserap beritajatim.com, survei PRCI ini dilakukan oleh pewawancara yang terlatih, melalui tatap muka dengan 1.896 responden, dalam rentang waktu tanggal 10 sampai 24 Mei 2023 (14 hari). Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, margin of error 3,0 persen atau tingkat kepercayaan surveinya 95 persen.
Dari 1.896 responden itu terdiri dari 64,1 persen laki-laki dan 35,9 persen perempuan. Dengan rentang usia responden 17 sampai 61 tahun, yang berasal dari seluruh desa/kelurahan, beberapa ormas se-Lamongan dan dari lintas pekerjaan serta pendidikan.
“Survei PRCI ini sebenarnya dilakukan untuk mengukur detak jantung politik, yang dibiayai secara mandiri. Tidak berat sebelah dan tidak membela kubu A atau B,” pungkasnya. [riq/beq]






