Blitar (beritajatim.com) – Biaya haji plus saat ini terbilang cukup tinggi yakni 16.500 US Dolar atau sekitar Rp 245 juta. Meski terbilang mahal, namun nyatanya peminat haji plus di Enha Tour Blitar tetap tinggi.
Direktur Enha Tour Blitar Eni Widayati menyebut rata-rata setiap pekan ada satu orang yang daftar haji plus. Kebanyakan yang mendaftar haji plus ini merupakan warga lokal Blitar dan sekitarnya. “Ada 32 orang yang berangkat kali ini. Alhamdulillah, kalau sekarang biaya kami 16.500 US Dolar. Sudah termasuk semuanya,” katanya Eni, Minggu (4/6/2023).
Ada berbagai alasan mengapa haji plus tetap diminati warga meski biayanya terbilang mahal. Menurut Eni, masyarakat banyak yang memilih haji plus lantaran tidak mau ribet dengan proses administrasi serta tak mau menunggu lama.
Masa tunggu keberangkatan haji plus sendiri hanya 5 hingga 7 tahun. Namun pihak Enha Tour bisa mengusahakan pemberangkatan haji dengan masa tunggu hanya 2 tahun. Hal itulah yang membuat Enha Tour tetap menjadi pilihan warga yang ingin berangkat haji plus.
“Kalau haji plus masa tunggu kisaran 5 sampai 7 tahun. Normalnya segitu, tapi kami bisa mengusahakan dalam 2 tahun jemaah bisa berangkat,” terangnya.
Pada tahun ini, Enha Tour memberangkatkan 32 calon jemaah haji plus ke tanah suci. Selain masa tunggu keberangkatan yang relatif lebih cepat, para calon jemaah haji plus tersebut juga memiliki waktu yang lebih lama untuk menjalankan ibadah haji di tanah suci.
BACA JUGA: 9 Jemaah Haji Kota Blitar Sakit, 3 Tak Bisa Ibadah Arbain
Para calon jemaah haji plus Enha Tour diberikan waktu pelaksanaan ibadah selama 35 hari. Jumlah tersebut jauh lebih lama jika dibandingkan dengan haji plus lain, yang hanya memberikan waktu ibadah di Arab Saudi selama 27 hari.
“Jadi kami memberikan waktu ibdah di tanah suci hingga 35 hari dang pulangnya pada tanggal 8 Juli mendatang,” imbuhnya.
Biaya haji plus ini terbilang cukup mahal jika dibandingkan dengan haji reguler yang hanya berkisar Rp 44,3 hingga 55,9 juta. Meski lebih murah namun para calon jemaah haji masih terbebani dengan proses dan biaya administrasi lain seperti visa dan lain-lain.

Masa tunggu haji reguler juga sangat lama yakni 32 tahun. Hal itulah yang membuat sejumlah warga dengan ekonomi menengah ke atas memilih jalur haji plus yang bisa berangkat ke tanah suci dengan masa tunggu 2 tahun.
Titik salah satunya. Warga Griya Indah Kota Blitar itu menyebut pendaftaran haji plus lebih mudah dan cepat bila dibandingkan dengan haji reguler. Dirinya pun tidak perlu repot untuk mengurus sejumlah administrasi untuk persyaratan keberangkatan ibadah haji.
BACA JUGA: Cuaca Panas, Jemaah Haji Blitar Tetap Sehat Jalani Ibadah
Meski biaya yang dikeluarkan lebih mahal, namun kualitas yang diberikan oleh biro haji Enha Tour dirasa sangat berkualitas dan setimpal. Titik pun hanya perlu menunggu berangkat haji selama 7 tahun. Tentu saja, jauh lebih cepat dibandingkan masa tunggu haji reguler yang mencapai 32 tahun.
“Alhamdulillah ya bersyukur bisa berangkat haji tahun ini. Saya daftar tahun 2014 dan sudah berangkat tahun ini. Memang lebih mahal tapi saya tidak perlu mengurusi administrasi visa dan lain-lain. Semua beres. Kami tinggal berangkat saja,” katanya. [owi/suf]






