Ngawi (beritajatim.com) – Seorang lansia warga Desa Dempel Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi ditemukan meninggal tenggelam di Bengawan Madiun setelah dinyatakan hilang pada Kamis (1/6/2023). Lansia bernama Karmidi (60) itu ditemukan oleh tim pencari. Saat penemuan, sang istri dan dua anak perempuannya histeris. Kedua putri Karmidi bahkan pingsan hingga harus ditolong warga.
Kami (56), istri Karmidi serta Yeti (35) dan Nanik Nur (30) tak kuasa menahan tangis saat jenazah Karmidi dibawa ke rumah duka oleh petugas. Karmidi diduga tenggelam di Bengawan Madiun saat mencari ikan sepulang dari sawah pada pagi hari.
Kejadian berawal saat Karmidi pamit berangkat ke sawah, namun hingga menjelang siang dia tak kunjung pulang. Keluarga pun sempat mencari-cari. Hingga, di pinggir sungai mereka menemukan baju dan sandal Karmidi di pinggiran sungai Bengawan Madiun. Curiga ada yang tidak beres, anak Karmidi langsung meminta tolong warga untuk melakukan pencarian.
Setelah sekitar 2 jam dilakukan pencarian, Karmidi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dasar Bengawan Madiun sedalam sekitar 50 meter. Petugas gabungan TNI, Polri, Pemadam Kebakaran Ngawi, serta relawan pun mengevakuasi jenazah Karmidi dan membawanya ke rumah duka.
“Kami melakukan pencarian mulai titik pertama diduga hilang. Kemudian, kami menemukan korban di kedalaman 50 meter di Bengawan Madiun ini. Korban kemudian kami evakuasi ke rumah duka” kata Lilik Kukuh Junianto, Petugas Pemadam Kebakaran Ngawi, Kamis (01/05/2023).
BACA JUGA: Main Tak Kunjung Pulang, Bocah di Ngawi Meninggal Tenggelam
Pihak kepolisian yang melakukan visum bersama tim dokter Puskesmas Geneng tak menemukan tanda kekerasan. Mereka memastikan Karmidi meninggal karena tenggelam. Jenazah pun diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Diketahui, sepanjang 2023 ini sudah terjadi 5 kali kecelakaan air di Wilayah Kabupaten Ngawi. [fiq/suf]






