Surabaya (beritajatim.com) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) memborong tiga penghargaan sekaligus dalam Anugerah Kampus Merdeka 2023. Ketiga penghargaan itu diterima langsung Direktur PENS Aliridho Barakbah.
Penghargaan tersebut meliputi subkategori Perguruan Tinggi Vokasi dengan Persentase Jumlah Mahasiswa Terbanyak Mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan Penghargaan subkategori Perguruan Tinggi Vokasi Pemeroleh Kontribusi Mitra Terbesar dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mandiri (MBKM Mandiri).
Kemudian Penghargaan subkategori Perguruan Tinggi Vokasi Pemeroleh Kontribusi Mitra Terbesar dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mandiri (MBKM Mandiri).
“Alhamdulillah PENS mendapat apresiasi berupa penghargaan dari Kemendikbudristek atas capaian yang terkait dengan tiga hal. Pertama Matching fund, kedua keterlibatan mitra di dalam kolaborasi MBKM Mandiri dan partisipasi dalam aktifitas kegiatan MBKM,” kata Aliridho, Selasa (30/5/2023).
Penghargaan ini, kata dia, merupakan capaian yang diraih pasca dilakukan pembenahan di berbagai bidang dalam kurun waktu setahun ini.
Baca Juga:
Unesa dan PENS Raih Gold di Ajang Jatim PR Award 2023
“Ada tiga pembenahan yang kami lakukan. Pertama, penguatan laboratorium, disusul dengan penguatan Riset Grup (RG) dan Riset Center (RC) serta yang terakhir pembenaman MBKM di dalam kurikulum secara formal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan re-definisi laboratorium agar teknologi dapat terbarui. Seiring dengan perkembangan teknologi di luar, kata dia, re-definisi juga dimanfaatkan untuk menarik mitra industri agar mau masuk ke kampus, dalam bentuk kemitraan dan kolaborasi.
“Kami melakukan re-definisi dan pembenahan RC RG untuk mengikuti update iptek, yang memunculkan potensi kolaborasi di tingkat RC dan RG. Dan, sebagai kelanjutannya, akan memicu munculnya minat matching fund dan skema penelitian berikutnya,” ungkap Aliridho.
Baca Juga:
PENS Kembangkan Alat Pemeriksaan Jantung Portable
Di tahun 2022 ini, tercatat lebih dari 180 proposal penelitian yang diajukan ke manajemen dengan berbagai skema. Hal ini menunjukkan antusiasme civitas academica PENS untuk menyambut penelitan kolaborasi industri yang bersitat tematik dan terapan.
Sementara di MBKM, telah dilakukan pembenaman Permendikbud 3 tahun 2020 yang terkait merdeka belajar sejak tahun 2020 hingga tahun 2022 sehingga saat ini semua kurikulum PENS telah beradaptasi mendukung pelaksanaan MBKM secara penuh, dari 40 SKS menuju 60 SKS. [ipl/beq]






