Sampang (beritajatim.com) – Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di area Alun-alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura, ternyata hanya hiasan belaka dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, Faisol Ansori saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, bahwa pada saat pembangunan Alun-alun Trunojoyo, ada beberapa CCTV yang dinonaktifkan sekaligus diamankan.
“Mulai kemarin sedang diupayakan untuk dipasang kembali. CCTV memang diperlukan untuk mengamankan Sarpras Taman,” ujarnya, Senin (29/5/2023).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, di area parkir Alun-alun Trunojoyo, Sampang, mulai tidak aman. Sebab, honda PCX milik salah satu pengunjung taman kebangaan warga kota Bahari itu raib digondol maling.
Padahal, saat diparkir ada petugas yang menjaga, sehingga seandainya CCTV berfungsi sebagaimana mestinya maka kejadian curanmor tersebut bisa terdeteksi pelakunya.
Korban pencurian kendaraan bermotor itu adalah H. Hosen, warga Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.
Baca Juga: Motor PCX Pengunjung Alun-alun Trunojoyo Sampang Digondol Maling
Ia menceritakan, saat tiba di Alun-alun Trunojoyo, sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (27/5/2023). Korban memarkir motor PCXnya di samping pintu masuk sebalah utara. Selang beberapa menit kemudian korban kembali ke motornya untuk mengambil barang di dalam jok. Namun, ia kaget karena motor PCX putih dengan nomor (Nopol) M 4358 NG tidak ada pada posisi saat diparkir.
Korban pun berusaha mencari dan bertanya kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area Alun-alun Trunojoyo. Tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaan motor tersebut.
“Sebelumnya, motor saya parkir, tetapi petugas parkir mengatakan tidak usah karcis,” terangnya, Minggu (28/5/2023) kemarin.
Baca Juga: Masuki Tahun Politik, Direktur Operasional BUMD Sampang Ingatkan PP Nomor 54 Tahun 2017
Sementara itu, Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, Khotibul Umam saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui terkait kejadian tersebut dan sudah berkoordinasi dengan pihak ketiga sebagai pengelola parkir di Alun-alun Trunojoyo.
“Lokasi parkir kendaraan di Alun-alun Trunojoyo itu dikelola oleh pihak ketiga. Jadi segala sesuatunya menjadi tanggung jawab pihak pengelola parkir,” tandasnya.[sar/ted]






