Magetan (beritajatim.com) – Guna mengurangi banjir di wilayah Kebaran, Kelurahan Tawanganom Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Pemkab membangun embung di Desa Terung, Panekan, Magetan. Embung tersebut rencananya bakal diselesaikan tahun ini dengan anggaran Rp1,4 miliar.
Lokasinya berada di tanah kas desa yang merupakan bengkok jogoboyo desa setempat. Luasnya sekitar 7.760 meter persegi dan merupakan wilayah persawahan di sekitar saluran pertanian primer.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan Yuli Karyawan Iswahyudi menjelaskan, embung tersebut dibangun bertahap. Pertama kali di tahun 2021 dengan anggaran Rp194 juta, kemudian di tahun 2022 dengan anggaran Rp193 juta.
“Di lokasi sudah ada tanggul ya. Itu dibangun tahun 2021 dan 2022. Tahun ini digelontor anggaran Rp1,4 miliar, rencananya tahun ini bisa tuntas selesai,” kata Yuli, Senin (29/05/2023).

Dia mengklaim, pembangunan Embung Terung bisa mengurangi banjir di area Kebaran. Yakni dengan menampung air hujan yang meluber di sungai. Sehingga, air yang mengalir ke sungai menuju arah Kecamatan Magetan sebagian bisa masuk ke embung.
“Itu memang sudah direncanakan agar bisa mengurangi banjir di area Kecamatan Magetan. Kapasitas tampungnya 50.000 meter kubik. Kedalamannya sekitar tujuh meter,” katanya.
BACA JUGA:
HUT Beritajatim dan Harapan Besar di Usia 17 Tahun
Arumi Bachsin Apresiasi Jatim PR Award di HUT ke-17 Beritajatim
Kemudian, saat musim kemarau tiba, Embung Terung bisa mengairi 20 hektar lahan di bawahnya. Sehingga, para petani bisa terbantu.
Pantauan beritajatim.com, lokasi Embung Terung dekat area persawahan dengan terasering, di sebelah barat ada view Gunung Lawu. Bahkan, jika beruntung bisa melihat matahari terbit. [fiq/but]






