Jombang (beritajatim.com) – Selain merusak mobil dinas polisi, pesilat yang melakukan konvoi di kawasan utara Sungai Brantas juga melukai dua anggota Polres Jombang. Satu polisi dipukuli menggunakan tangan, satu lagi dilindas sepeda motor.
Kini kedua anggota polisi itu menjalani perawatan intensif di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang. “Keduanya mengalami luka parah. Satu polisi merupakan anggota Polsek Kudu, satu lagi anggota Resmob Polres Jombang,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto, Kamis (25/5/2023).
Aldo juga mengatakan bahwa mobil dinas yang dirusak oleh pesilat tersebut kaca bagian depan hancur akibat dilempar batu. Lantas dari kelompok mana pesilat yang membuat onar itu? “Mereka anggota IKSPI (Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia) Kera Sakti,” tambah Aldo saat merilis kasus tersebut.
BACA JUGA:
Konvoi, Komplotan Pesilat di Jombang Rusak Kendaraan Dinas Polisi
Satu lagi kendaraan yang dirusak oleh pesilat adalah sepeda motor Yamaha Aerox. Sepeda motor ini tinggal kerangka akibat dilalap si jago merah. Sepeda motor tersebut milik warga sipil. Saat melintas dia berpapasan dengan rombongan pesilat.
Karena takut, pemilik motor meninggalkan lokasi. Nah, rombongan pesilat itu kemudian membakar motor tersebut hingga menyisakan kerangka. Sepeda motor itu dijadikan barang bukti oleh polisi. Saat pers rilis, kendaraan itu berada di depan ruangan reserse dan kriminal. Pita police line melingkar di kendaraan tersebut.

Selain itu, polisi juga mengamankan sekitar 40 sepeda motor yang digunakan oleh pesilat untuk konvoi. “Kami juga menyita sebilah parang, double stick (ruyung), baju warna hitam, serta spanduk hitam,” ujar Aldo.
Aldo mengatakan, peristiwa itu berawal ketika adanya konvoi ratusan anggota IKSPI, Kamis (25/5/2023) mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB. Mereka dari Sidoarjo, kemudian mampir ke Polsek Jetis, lalu berlanjut ke Jombang. Rutenya melintasi Kecamatan Ngusikan, Kecamatan Kudu, dan Kecamatan Ploso.
Kericuhan pecah di Desa Jatigedong dan Desa Daditunggal Kecamatan Ploso. Termasuk ada dua anggota Polres Jombang yang menjadi korban. Satu polisi dipukuli, satu lagi ditabrak motor,” pungkas Aldo. [suf]






