Bojonegoro (beritajatim.com) – Warga Desa Kunci Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dikejutkan dengan adanya fenomena air sumur yang menyembur hingga ketinggian antara 8 meter. Semburan air itu bertahan hingga tiga jam lebih.
Menurut cerita pemilik sawah, Tarjan, semburan air tersebut muncul sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian mulai berhenti dan tidak menyemburkan air lagi pada pukul 19.00 WIB, kemarin.
Adanya fenomena semburan air yang sedikit berbau belerang itu, Tarjan mengaku senang karena sawahnya selama ini memang sulit air. Apalagi, lanjut dia, sekitar 20 hari lagi tanaman padinya akan dipanen. Air tersebut dinilai tidak akan membuat tanaman padi mati.
BACA JUGA:
Semburan Gas di Desa Jari Bojonegoro, Bukti Pernah Ada Gunung Aktif
“Tidak menyangka bisa mengeluarkan air sebanyak itu. Ya Alhamdulillah sebentar lagi mau panen sudah ditemukan sumber air disekitar sini,” ujarnya, Senin (22/5/2023).
Kepala Dusun Kunci, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Warsono mengatakan, sumur bor yang berdiameter sekitar 15 cm dan kedalaman 49 meter itu lokasinya berada di tengah persawahan.
Warsono menambahkan, sumur bor tersebut rencananya diperuntukkan untuk pengairan persawahan setempat yang selama ini kesulitan air. Pengeboran sumber air sudah dilakukan tiga hari dan telah berpindah ke beberapa tempat. Setelah menemukan sumber, ternyata mengeluarkan air yang begitu banyaknya.
“Memang area persawahan itu sulit air, dan air di desa kami memang sedikit berbau belerang, tapi tidak bahaya,” pungkas Warsono. [lus/suf]






