Sampang (beritajatim.com) – Sebanyak 406 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sampang, Madura dipastikan berangkat ke tanah suci Mekkah pada 23 Mei 2023. Pemberangkatan ratusan CJH tersebut, start dari halaman pendopo kantor Bupati Sampang.
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) setempat, Abdul Wafi menjelaskan, persiapan pemberangkatan sudah dilakukan, yaitu sebelumnya telah melaksanakan manasik haji sebanyak 8 kali di tingkat Kabupaten dan Kecamatan. “Semua persiapan sudah dilakukan, baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan,” terangnya, Minggu (21/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/ragam/update-haji-2023-208-819-jemaah-lunasi-bipih-hingga-ratusan-petugas-terbang-ke-saudi/
Abdul Wafi menambahkan, Sesuai data tahun 2023 ini, untuk CJH tertua yakni dengan usia 90 tahun sementara yang termuda 20 tahun. Oleh sebab itu pihaknya berharap, agar para Calon Jemaah Haji senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. “Supaya saat melaksanakan ibadah di tanah suci Mekkah dapat menjalankan seluruh kegiatan dengan lancar dan mendapat predikat haji mabrur,” imbuhnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 139 CJH asal Kabupaten Sampang, Madura. Dipastikan gagal berangkat ke tanah suci Mekkah tahun 2023. Pasalnya, ratusan CJH tersebut belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH). “Disamping belum melunasi BIPIH, ada juga karena sakit dan faktor lainya,” kata Abdul Wafi.
Lebih lanjut, Wafi menjelaskan, sebanyak 139 CJH yang gagal berangkat melaksanakan rukun Islam ke lima itu dengan rincian lunas tunda dan lansia sebanyak 128 orang, dan cadangan 11 orang. “Jadi total CJH yang gagal berangkat tahun ini mencapai angka di atas seratus,” tandasnya.[sar/kun]






